Flash InfoLifestyleNews

Film Animasi “Garuda di Dadaku” Buktikan Kualitas Animator Lokal

0
animasi garuda di dadaku

STARJOGJA.COM,INFO. Film Animasi “Garuda di Dadaku” menjadi bukti kualitas tinggi animator lokal Indonesia.

Produser film Shanty Harmayn mengatakan format animasi dari IP “Garuda di Dadaku” dapat menjadi bukti kualitas animator lokal asli Indonesia dapat membuat karya yang berdaya saing global.

“Talenta muda ini membuktikan bahwa kemampuan animasi Indonesia tumbuh lebih baik,” kata Shanty seusai acara screening film animasi “Garuda di Dadaku” di Jakarta, Kamis.

Shanty mengatakan format baru ini telah mengantarkan film “Garuda di Dadaku” versi animasi ini ke dalam kompetisi Shanghai International Film Festival yang akan diperlombakan bulan ini.

“Garuda di Dadaku” masuk dalam nominasi kategori animasi melalui undangan dari distributor internasional.

Menurutnya prestasi ini merupakan milestone dari kualitas animasi Indonesia yang semakin dilirik industri film internasional.

“Ini adalah milestone yang sangat penting bagi animasi Indonesia, ini pertama kalinya layar lebar animasi turut berkompetisi,” kata Shanty.

Film animasi ” Garuda di Dadaku” dibuat oleh 17 studio dari seluruh Indonesia seperti Imaji Studio, Manimonki, Leomotions, hingga Brown Bag Films Bali, dan dikerjakan oleh sebanyak 500 animator yang berasal dari Batam, Yogyakarta, Malang, Bali, Bogor dan juga Jakarta.

Proses pembuatan animasi ini memakan waktu tiga tahun, dan akhirnya bisa merilis film bertepatan dengan momen libur sekolah anak dan perayaan Piala Dunia 2026.​​​​​​​

Shanty mengatakan alasan dibalik pembuatan animasi “Garuda di Dadaku” ingin mengingatkan kembali masyarakat bahwa ada IP besar Indonesia yang sudah lama melekat dan ingin memberikan referensi baru terhadap tontonan anak.

“Mencari bentuk lain, dari live action tahun 2009, 2011 sekuel kedua, 2014-2015 series di TV, jadi ini sudah waralaba,” kata Shanty.

Film ini menceritakan tokoh Putra yang berkeinginan menjadi pesepak bola ternama di Indonesia namun memiliki keterbatasan kesehatan karena mengidap asma yang membuatnya sering kesulitan ketika berlatih.

Kegigihan Putra dalam melawan sakitnya dan ingin menjadi juara menjadi inti cerita dari film yang di sutradarai oleh Ronny Gani.

Diproduksi oleh BASE Entertainment dan Kawi Animation, film ini juga didukung dengan deretan pengisi suara seperti Keanu Azka, Quinn Salman, Ibnu Jamil, hingga komika Oki Rengga.

Sumber : Antara

Baca juga : Film Animasi Garuda di Dadaku Tayang Juni 2026, Suguhkan Imajinasi Baru dari Versi Live-Action

Dee Lestari Kembali ke Dunia Musik Lewat Album Baru (Jangan) Jatuh Cinta

Previous article

Celine Dion Kenang Peabo Bryson dalam Duet Ikonik Beauty and the Beast di Awal Kariernya

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Flash Info