Lifestyle

TikTok Ungkap Minat Generasi Muda Indonesia ke Museum dan Sejarah Meningkat

0
TikTok melalui Museum Insights Report 2026 mengungkap lebih dari sepertiga pengguna di Indonesia tertarik pada museum dan 51 persen menyukai konten sejarah di platform digital. zero post ide bisnis pembatasan media sosial akses pengguna TikTok
Signage is displayed at the TikTok Creator's Lab 2019 event hosted by Bytedance Ltd. in Tokyo, Japan, on Saturday, Feb. 16, 2019. TikTok is a subsidiary of a Beijing startup Bytedance that's built a collection of valuable apps in China powered by vast troves of data and sophisticated artificial intelligence. Photographer: Shiho Fukada/Bloomberg

STARJOGJA.COM, Info – TikTok meluncurkan Museum Insights Report 2026 yang menampilkan tren perkembangan komunitas #MuseumTok selama setahun terakhir. Laporan tersebut juga mengungkap meningkatnya minat pengguna Indonesia terhadap museum dan konten sejarah di platform digital.

TikTok menyebut lebih dari sepertiga pengguna di Indonesia memiliki ketertarikan terhadap museum. Selain itu, sebanyak 51 persen pengguna TikTok di Indonesia juga tertarik pada sejarah.

“Selain itu, lebih dari setengah pengguna TikTok di Indonesia (51 persen) tertarik pada sejarah,” ujar Culture and Education Partnerships Lead TikTok Karen Kang Jumat (22/5/2026).

Dalam laporan tersebut, TikTok menilai budaya pop menjadi salah satu cara efektif untuk mengenalkan sejarah kepada generasi muda. Banyak museum mulai menggunakan humor, cerita menarik, hingga format konten autentik untuk menjangkau audiens baru di media sosial.

Laporan itu juga menyoroti peran kreator digital yang kini dianggap sebagai kurator baru dalam memperkenalkan sejarah, seni, dan budaya kepada publik. Kehadiran kreator dinilai membuat museum lebih mudah terhubung dengan generasi muda melalui pendekatan yang relevan.

“Institusi budaya selalu memiliki kekuatan untuk membangkitkan rasa ingin tahu, dan kini berpeluang menjangkau orang-orang yang memiliki rasa ingin tahu tersebut,” katanya.

Sebagai bagian dari peringatan Hari Museum Internasional, TikTok turut menggelar tur museum bersama kreator dan media ke Museum Tekstil Jakarta. Museum tersebut dikenal aktif memperkenalkan sejarah wastra dan budaya Indonesia melalui konten digital.

Menurut TikTok, kehadiran museum di ruang digital membantu memperluas akses generasi muda terhadap budaya dan sejarah. Platform digital disebut mampu menjadi jembatan baru agar museum lebih dekat dengan masyarakat modern.

“Pertumbuhan #MuseumTok juga membuktikan bahwa ketika museum hadir di ruang digital tempat orang sudah aktif berinteraksi, audiens baru pun ikut terhubung.”

TikTok menilai setiap museum kini memiliki peluang membangun komunitas penggemar sendiri di platform digital, termasuk museum dengan tema yang unik sekalipun.

Sumber : Antara

Baca juga : TikTok Ikuti Aturan Akses Pengguna Berusia di Bawah 16 Tahun

Bayu

Film Keluarga Suami Adalah Hama Angkat Konflik Rumah Tangga dan Campur Tangan Mertua

Previous article

Kompetisi Colour Dance 2026 Siap Guncang Waterboom Jogja di 31 Mei 2026, Total Hadiah Jutaan Rupiah

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle