Lifestyle

Kemenpar Imbau Destinasi Siap Sambut Wisatawan saat Libur Lebaran 2026

0
libur Lebaran 2026 syuting film di destinasi wisata
spot wisata piaynemo di raja ampat (antara)

STARJOGJA.COM, Info –  Kementerian Pariwisata berupaya menghadirkan kegiatan wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan selama masa libur Lebaran 2026. Upaya ini dilakukan melalui penerbitan surat edaran kepada para pemangku kepentingan pariwisata agar mengoptimalkan pelayanan bagi wisatawan.

 

 

“Surat edaran berisi imbauan kepada pemerintah daerah, pengelola destinasi, dan seluruh pihak untuk mempersiapkan destinasi pada periode Lebaran,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Minggu (15/3/2026).

 

 

Melalui surat edaran tersebut, Kementerian Pariwisata mendorong penerapan protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, serta kelestarian lingkungan di destinasi wisata. Langkah ini dilakukan sesuai standar usaha pariwisata berbasis risiko yang diatur dalam Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 6 Tahun 2025.

 

 

Menurut Widiyanti, penerbitan surat edaran itu ditujukan untuk memastikan penerapan protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan sesuai standar usaha pariwisata berbasis risiko dalam Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 6 Tahun 2025.

 

 

Dalam surat edarannya, Menteri Pariwisata juga mengarahkan pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran kegiatan wisata selama periode libur Lebaran. Pemerintah daerah diminta mendorong pelaksanaan prosedur operasional standar serta memastikan sarana transportasi bagi wisatawan dalam kondisi laik.

 

 

Pemerintah daerah juga diminta berkoordinasi dengan pengelola objek wisata untuk menyediakan area rehat bagi pengemudi.

 

 

Selain itu, pengelola destinasi wisata diimbau mengikuti petunjuk teknis implementasi manajemen risiko di destinasi pariwisata. Hal ini penting untuk meminimalkan potensi risiko yang dapat mengganggu kenyamanan wisatawan.

 

 

Pengelola destinasi wisata diminta mengidentifikasi tempat wisata yang rawan bencana serta menyiapkan sistem peringatan dini, sarana mitigasi, jalur evakuasi, dan rambu evakuasi.

 

 

Widiyanti menyampaikan bahwa pemerintah daerah juga telah melakukan pendataan terkait potensi kerawanan bencana di destinasi wisata. Pendataan ini menjadi dasar dalam meningkatkan kesiapsiagaan pengelola destinasi menjelang lonjakan kunjungan wisatawan saat libur Lebaran.

 

Widiyanti menyampaikan bahwa pada 27 Februari 2026 sebanyak 35 pemerintah provinsi telah mengisi Data Destinasi Wisata Rawan Bencana.

 

 

Data tersebut mencakup ribuan daya tarik wisata di berbagai daerah dengan tingkat kerawanan yang berbeda. Pendataan ini diharapkan membantu pengelola destinasi dalam menyiapkan langkah mitigasi yang tepat.

 

Data Destinasi Wisata Rawan Bencana mencakup 4.748 daya tarik wisata, yang terdiri atas 327 destinasi dengan tingkat kerawanan tinggi, 1.570 destinasi dengan tingkat kerawanan sedang, 718 destinasi dengan tingkat kerawanan rendah, dan 2.133 destinasi yang statusnya belum teridentifikasi.

 

 

Menjelang libur Lebaran, Kementerian Pariwisata juga melakukan peninjauan ke sejumlah destinasi wisata. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas dan layanan dalam menghadapi peningkatan kunjungan wisatawan.

 

Menjelang libur Lebaran, pejabat Kementerian Pariwisata meninjau tempat-tempat pariwisata guna memastikan pengelola sudah menyiapkan fasilitas dan layanan untuk menghadapi peningkatan kunjungan wisatawan.

 

 

Sumber : Antara

 

Baca juga : Sleman Targetkan 400 Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran 2026

Bayu

Terlalu sering scroll, remaja rentan cemas dan turun percaya diri

Previous article

Reza Rahadian Ungkap Alasan Tertarik Bintangi Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa 

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle