Kab SlemanNews

Sleman Targetkan 400 Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran 2026

0

STARJOGJA.COM,SLEMAN – Sleman Targetkan 400 Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran 2026.

Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman bersiap menyambut lonjakan pengunjung pada periode libur Lebaran 2026. Pemerintah kabupaten menargetkan pergerakan wisatawan mencapai ratusan ribu orang dengan perputaran uang yang signifikan di berbagai destinasi unggulan.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Kus Endarto, mengungkapkan bahwa berdasarkan analisis data, pihaknya optimis sektor pariwisata akan memberikan kontribusi besar pada momen Idul Fitri tahun ini.

“Selama periode libur Lebaran, mulai 14 hingga 29 Maret 2026, kami memperkirakan akan ada sekitar 250.000 hingga 400.000 pergerakan wisatawan di berbagai destinasi di Kabupaten Sleman. Mayoritas pengunjung diprediksi masih didominasi oleh wisatawan dari Pulau Jawa, khususnya Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat,” ujar Kus Endarto dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Berikut adalah poin-poin penting terkait kesiapan pariwisata Sleman menghadapi libur Lebaran 2026:

Dinas Pariwisata memproyeksikan rata-rata pembelanjaan wisatawan selama libur panjang ini berkisar antara Rp500.000 hingga Rp1.500.000 per orang. Komponen belanja terbesar diperkirakan mencakup akomodasi, makan dan minum, tiket masuk objek wisata, serta belanja oleh-oleh.

“Kami juga memprediksi Length of Stay atau lama tinggal wisatawan berada pada kisaran 1,75 hingga 2 hari, dengan tingkat okupansi hotel mencapai 45 persen hingga 60 persen,” tambah Kus Endarto.

Jaminan Keamanan dan Harga yang Wajar

Guna memastikan kenyamanan, Dinas Pariwisata Sleman telah menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman dan menyenangkan. Kus Endarto menekankan beberapa aturan ketat bagi para pengelola destinasi dan usaha jasa pariwisata:

Diantaranya soal Transparansi Harga. Pengelola dilarang menaikkan harga produk atau layanan melebihi batas kewajaran dan wajib memasang daftar harga di tempat yang mudah terlihat.

“Keamanan Wahana: Melakukan uji petik keamanan dan kelaikan fasilitas, terutama bagi operasional jip wisata di kawasan Kaliurang, Kaliadem, dan Tebing Breksi,” jelasnya.

Ia juga mengatakan pihaknya siapkan sejumlah agenda wisata untuk menarik para tamu yang datang.

“Kami ingin memastikan wisatawan tidak hanya merasa aman, tetapi juga terhibur dengan kekayaan budaya lokal Sleman. Koordinasi dengan layanan kedaruratan seperti Rumah Sakit, Kepolisian, dan BPBD juga terus kami perkuat demi menjamin keselamatan bersama,” pungkas Kus Endarto.

Pemerintah Kabupaten Sleman juga menyiagakan petugas tambahan untuk membantu kelancaran pemungutan retribusi, terutama di Gerbang Kaliurang, guna menghindari antrean panjang selama puncak kunjungan.

Anak Kecanduan Gim, Orang Tua Waspadai Ini

Previous article

IDAI Keluarkan Peringatan Adanya Kenaikan Kasus Campak

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kab Sleman