STARJOGJA.COM, Info — 17 Februari 2026 merupakan Hari raya Imlek yang biasanya umat Tionghoa memiliki sejumlah tradisi yang dijalani bersama keluarga. Selain tradisi, saat Imlek ada beberapa hal yang menjadi pantangan untuk dilakukan saat perayaan Imlek.
1. Jangan menyapu atau membuang sampah pada Hari Tahun Baru Menyapu lantai pada hari pertama tahun baru Imlek dipercaya dapat menyapu keberuntungan dan kekayaan. Kepercayaan ini berasal dari gagasan bahwa beberapa hari pertama mengumpulkan energi positif dan berkah. Banyak keluarga membersihkan rumah mereka secara menyeluruh sebelum Malam Tahun Baru untuk ‘menyapu’ nasib buruk tahun sebelumnya, tetapi menghentikan semua kegiatan pembersihan begitu perayaan dimulai.
Tips: Jika membersihkan benar-benar diperlukan, mulailah dari tepi luar ruangan dan sapu ke arah dalam—jangan pernah ke luar—untuk secara simbolis menjaga keberuntungan tetap berada di dalam.
2. Hindari Memakai Pakaian Hitam atau Putih Dalam budaya Tiongkok, hitam dan putih secara tradisional dikaitkan dengan duka cita dan pemakaman. Mengenakan warna-warna ini selama Tahun Baru Imlek dapat dianggap tidak sopan atau mengundang kesedihan ke tahun baru.
Sebaliknya, pilihlah warna-warna cerah dan bersemangat—terutama merah, yang melambangkan kebahagiaan, energi, dan keberuntungan. Meskipun generasi muda mungkin mengenakan warna hitam sebagai pernyataan mode, sebaiknya hindari mengenakannya dalam pertemuan keluarga formal atau kunjungan ke kuil.
3. Jangan Menggunakan Kata-kata atau Bahasa Negatif Bahasa memainkan peran penting dalam membentuk takdir selama masa ini. Kata-kata yang terkait dengan kematian, kehilangan, kehancuran, atau penyakit (seperti “miskin,” “sakit,” atau “mati”) dihindari sepenuhnya. Bahkan homofon pun penting—kata-kata yang terdengar mirip dengan istilah-istilah yang membawa sial dihindari.
Misalnya, memberikan jam sebagai hadiah adalah tabu karena frasa “memberikan jam” (送钟, sòng zhōng) terdengar seperti “menghadiri pemakaman.” Frasa alternatif: Katakan “kemakmuran” sebagai pengganti “keuntungan,” “umur panjang” sebagai pengganti “usia tua,” dan gunakan salam keberuntungan seperti “Gong Xi Fa Cai” (semoga Anda kaya dan sukses).
4. Jangan Memecahkan Piring atau Benda Memecahkan piring dianggap sebagai pertanda buruk. Namun, jika terjadi secara tidak sengaja, letakkan pecahan-pecahan tersebut di bawah meja atau tutupi dengan kertas merah untuk menetralkan energi negatif. Beberapa orang bahkan mengucapkan doa singkat seperti “碎碎平安” (suì suì píng ān), yang terdengar seperti “damai setiap tahun,” mengubah kejadian sial tersebut menjadi harapan positif.
5. Hindari Meminjam atau Memberi Pinjaman Uang Bertukar uang saat tahun baru dapat mengganggu keberuntungan finansial. Meminjamkan uang mungkin berarti memberikan kekayaan Anda sendiri untuk tahun ini, sementara meminjam menunjukkan kesulitan di masa depan. Sebaiknya melunasi hutang sebelum Malam Tahun Baru.
Amplop merah (hongbao) hanya diberikan oleh yang lebih tua kepada yang lebih muda—bukan sebagai balasan—dan harus berisi jumlah genap, kecuali angka empat, yang terdengar seperti “kematian”.
6. Jangan makan bubur untuk sarapan di Hari Tahun Baru Secara tradisional, hanya kaum miskin yang makan bubur nasi putih. Memakannya pada pagi pertama tahun baru melambangkan kemiskinan untuk bulan-bulan mendatang. Keluarga-keluarga justru menikmati makanan simbolis seperti pangsit (untuk kekayaan), ikan (untuk kelimpahan), dan kue beras ketan (niangao, melambangkan pendapatan yang lebih tinggi).
7. Hindari Memotong Rambut Anda Selama Beberapa Hari Pertama Kata untuk rambut (发, fà) terdengar seperti “kemakmuran” (发, fā). Memotong rambut saat tahun baru dipercaya akan memutus keberuntungan. Banyak orang mengikuti kebiasaan memotong rambut hanya setelah hari kelima atau menunggu hingga Hari Naiknya Kepala Naga pada bulan lunar kedua.
8. Jangan Kunjungi Rumah Sakit Kecuali Jika Diperlukan Rumah sakit dikaitkan dengan penyakit dan kematian—energi negatif yang harus dihindari selama masa baik. Orang yang sehat sebaiknya menghindari kunjungan kecuali dalam keadaan mendesak. Demikian pula, hindari menghadiri pemakaman atau mengunjungi makam selama 15 hari pertama.
9. Jangan Berkelahi atau Menangis Pertengkaran, teriakan, atau tangisan menciptakan suasana negatif untuk tahun yang akan datang. Keluarga melakukan berbagai upaya untuk menjaga keharmonisan. Orang tua sering mencegah anak-anak menangis dengan menawarkan permen atau mainan. Jika konflik muncul, konflik tersebut segera diselesaikan dengan permintaan maaf dan kata-kata yang baik.
10. Jangan Mencuci Pakaian atau Rambut di Hari Tahun Baru Mencuci rambut atau pakaian dihindari pada hari pertama karena air dapat menghilangkan keberuntungan. Beberapa orang memperpanjang aturan ini hingga hari kedua juga. Jika diperlukan, mencuci dilakukan kemudian dalam periode perayaan, sebaiknya setelah hari ketiga.
Sumber: Bisnis
Baca juga : 10 Makanan Penuh Makna yang Bisa Hadir Saat Imlek







Comments