Kota JogjaNews

PMI DIY Terus Tingkatkan Kapasitas Personel

0
personel pmi diy

STARJOGJA.COM,JOGJA – PMI DIY Terus Tingkatkan Kapasitas Personel . Hal ini diungkapkan Ketua PMI DIY dalam Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov) PMI DIY Tahun 2026.

GBPH. H. Prabukusumo, S.Psi.,Ketua PMI DIY mengatakan menjelang masa periode kepengurusan berakhir, PMI DIY terus berupaya meningkatkan sumber daya, baik dari segi manusia dengan pengembangan kapasitas personel melalui pendidikan dan pelatihan, pembinaan dan pengembangan relawan, pengembangan sistem manajerial, maupun menggalang jejaring kerja sama

“Mukerprov kali ini istimewa karena merupakan mukerprov terakhir untuk Kepengurusan PMI DIY masa bakti tahun 2021-2026 yang akan berakhir pada 8 Oktober 2026”, tuturnya.

PMI DIY juga menyelesaikan target-target indikator kinerja PMI DIY sesuai Rencana Operasional PMI DIY Tahun 2021-2026.

“Sepanjang tahun 2025, PMI DIY telah menjangkau lebih dari 2 (dua) juta jiwa penerima manfaat dengan berbagai layanan respons kejadian di seluruh DIY, respons bencana banjir di Bali dengan layanan distribusi air bersih dan pembersihan lingkungan, respons banjir Bantul, respons bencana banjir di Sumatera dengan layanan air dan sanitasi, pelayanan kesehatan, dan dukungan psikososial”, kata Gusti Prabu.

Gusti Prabu menjelaskan, respons bencana banjir di Sumatera, hasil donasi masyarakat per 29 Januari 2026 sejumlah Rp451.057.236 sudah dikirimkan kepada PMI Provinsi Aceh sebesar Rp175 juta, PMI Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp125 juta, dan PMI Sumatera Barat sejumlah Rp100 juta.

“Tentu kami menghaturkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat di seluruh Indonesia yang menyalurkan bantuannya kepada PMI DIY ”, tutur Gusti Prabu..

Sejalan dengan hal tersebut, Sudirman Said, Ketua Bidang Organisasi PMI Pusat dalam sambutannya berharap melalui Mukerprov, PMI DIY dapat menjaga efektivitas organisasi dengan tetap produktif dan kompak. Jika hal tersebut dilakukan maka PMI DIY akan terjaga reputasi dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan.

Sudirman Said mengapresiasi PMI DIY yang menjadi sumber inspirasi PMI seluruh Indonesia terutama dalam aspek pengalaman penanganan Covid-19, Klinik Hemodialisis, dan program Diklat PMI DIY.

Gubernur DIY dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kesehatan DIY, dr Gregorius Anung Trihadi, M.P.H., mengatakan bahwa PMI bukan sekadar organisasi sosial namun merupakan wajah kemanusiaan itu sendiri.

“PMI hadir ketika masyarakat berada dalam titik paling rapuh, saat bencana datang, saat darah dibutuhkan, saat harapan nyaris padam. Di sanalah PMI hadir berdiri paling depan, bekerja dalam sunyi, tanpa pamrih, tanpa sorotan,” sebutnya.

Gubernur berharap musyawarah kerja bukan sekadar forum evaluasi program, melainkan ruang strategis untuk merumuskan masa depan, PMI perlu bergerak menuju organisasi yang semakin tangguh tanggap bencana yang cepat dan terkoordinasi, pelayanan darah yang modern dan terpercaya, serta penguatan relawan muda yang kompeten dan berintegritas.

Buka Puasa Sekaligus Main Kora-Kora Cuman Ada di Grand Rohan Jogja

Previous article

FortunaSuites Malioboro Hadirkan Iftar SAYIDAN, Lengkap dengan 5 Kwintal Wagyu

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kota Jogja