HealthLifestyle

Kebiasaan Sepele yang Memicu Infeksi Saluran Kemih pada Perempuan Muda

0
infeksi saluran kemih anak
infeksi saluran kemih anak (antara)
STARJOGJA.COM, Info – Perempuan di usia muda yang aktif bekerja maupun beraktivitas di luar rumah kerap mengeluhkan Infeksi saluran kemih (ISK). Konsultan Urologi Onkologi Eka Hospital MT Haryono, dr. Agus Rizal A.H. Hamid, menyebut pemicu ISK dari kebiasaan sehari-hari yang kerap dianggap sepele yakni kurang minum.
Dia menjelaskan, lingkungan kerja yang nyaman sering kali membuat pekerja malas minum. Padahal, kurang minum justru meningkatkan risiko terbentuknya batu saluran kemih dan infeksi berulang.  Kendati demikian, dia juga mengimbau agar tidak minum secara berlebihan.
Termasuk konsumsi minuman tinggi gula seperti soda karena dapat meningkatkan produksi urin dan memicu keluhan berkemih lebih sering.
“Penting juga lihat warnanya (urin). Kalau kuning pekat itu berbahaya, kalau kuning sampai putih alah bagus,” sebutnya saat ditemui Bisnis di Eka Hospital MT Haryono, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Kebiasaan menahan buang air kecil, terutama di lingkungan kerja ber-AC, juga dinilai berisiko karena membuat urin lebih pekat dan memicu gangguan pada kandung kemih. Agus menilai saat ini toilet di mayoritas perkantoran hingga ruang pubik sudah cukup bersih sehingga aktivitas buang air kecil bisa lebih nyaman.
Agus juga menyoroti perawatan area kewanitaan yang berlebihan. Penggunaan sabun khusus, cairan antiseptik, hingga parfum dinilai berpotensi mengganggu flora normal di area kewanitaan.
“Di area itu ada kuman yang justru bersifat baik. Kalau flora normalnya berubah, infeksi lebih mudah terjadi,” katanya.
Hal serupa berlaku pada penggunaan pantyliner secara terus-menerus. Menurutnya, kondisi tertutup membuat area kewanitaan menjadi lembap sehingga meningkatkan risiko infeksi.
“Seperti luka yang terus ditutup, pasti lebih lembap. Di area sensitif risikonya lebih besar,” jelas Agus.
Penggunaan bidet dengan tekanan air terlalu kuat juga menjadi perhatian. Dari pengalaman menangani pasien, Agus menemukan sebagian perempuan menyemprotkan air langsung ke area kewanitaan dengan tekanan tinggi. Kondisi ini berisiko mendorong kuman masuk ke uretra dan memicu ISK.
Pada perempuan yang sudah aktif secara seksual, kebersihan setelah berhubungan juga penting. Agus menekankan bahwa infeksi bukan berarti pasangan tidak bersih, melainkan bisa terjadi akibat perubahan lingkungan mikro di saluran kemih.
Dia menyebutkan, ISK pada perempuan muda masih tergolong wajar bila terjadi satu hingga dua kali dalam setahun. Namun, jika frekuensinya lebih sering, pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk mencari penyebab yang mendasari, seperti gangguan metabolik atau kebiasaan berkemih yang salah.
Sementara itu, Agus mengungkapkan penggunaan obat flu tertentu dapat memengaruhi fungsi kandung kemih dan menyebabkan kesulitan berkemih. Untuk kondisi flu ringan, dia menyarankan penggunaan obat pereda nyeri sederhana yang relatif lebih aman bagi saluran kemih. “Kalau lagi kena flu, minum paracetamol saja,” saran Agus.
Sumber : Bisnis
Bayu

Kesan Pemain Film Sebelum Dijemput Nenek saat Proses Syuting

Previous article

Pentingnya Memahami Relasi Khusus Celah Child Grooming

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Health