STARJOGJA.COM, JOGJA – Inflasi DIY terkendali di level 0,15 persen pada Maret 2018. Berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),Pencapaian tersebut lebih rendah dibandingkan pencapaian nasional sebesar 0,20 persen maupun rata-rata historis Maret 5 tahun terakhir sebesar 0,21 persen, walaupun meningkat terbatas dibandingkan Februari 2018 yang tercatat deflasi 0,05 persen.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY, Budi Hanoto dalam rilisnya menyebutkan terjaganya stabilitas inflasi pada periode Maret dipengaruhi oleh koreksi harga beras dan daging ayam ras yang mampu menahan gejolak inflasi yang lebih dalam dari kenaikan harga bensin dan bumbu-bumbuan seperti bawang putih, bawang merah dan cabai rawit.
Berdasarkan disagregasinya,komponen volatile food menunjukkan adanya penurunan tekanan inflasi menjadi sebesar 0,26 persen pada periode laporan, dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat inflasi 0,54 persen. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh adanya koreksi harga beras dan daging ayam ras yang mampu menahan tekanan inflasi lebih dalam di tengah tingginya gejolak kenaikan harga bawang putih, bawang merah dan cabai rawit.
“Berlangsungnya musim panen di beberapa sentra penghasil beras di DIY,mampu mendorong koreksi harga beras di level Rp 11.800 per kilogram, atau menurun dibandingkan harga pada Februari 2018 sebesar Rp 12.400 per kilogram. Sementara turunnya harga daging ayam ras dipengaruhi oleh melimpahnya pasokan di tengah stabilnya permintaan masyarakat,” lanjut Budi Hanoto.
Sejalan dengan penurunan inflasi volatile food, komponen inti juga tercatat cukup terkendali dengan inflasi sebesar 0,07 persen, atau menurun dalam level terbatas dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat inflasi 0,09 persen. Penurunan tekanan inflasi sub kelompok biaya tempat tinggal menahan tekanan inflasi yang lebih dalam dari peningkatan sub kelompok rekreasi, kelompok jasa kesehatan dan kelompok sandang.
“Terkendalinya inflasi pada periode laporan tidak terlepas dari upaya Bank Indonesia dan Pemerintah DIY untuk semakin memperkuat sinergi dan koordinasi melalui forum TPID DIY. Diharapkan dengan kerjasama yang erat, mampu meningkatkan stabilisasi harga di daerah dan menjaga inflasi dalam batas sasaran inflasi 2018 sebesar 3,5 persen ±1 persen,”,tutup Budi.(DEN)i







Comments