STARJOGJA.COM, Info – Penyanyi dan penulis lagu Isyana Sarasvati menyuarakan keresahannya tentang lini masa yang riuh lewat lagu kolaborasi terbaru, “Dogs Are Always True”. Lagu itu menjadi fragmen kelima dari EP “Garis Tegak” milik Lafa Pratomo, yang dibawakan bersama Isyana dan musisi Jason Ranti.
“Lini masa tuh menarik sekaligus tricky. Menarik, karena kita bebas menyuarakan pendapat dan bercerita setelanjang-telanjangnya. Tricky, karena banyak informasi yang tidak jelas kebenarannya. Jadi harus benaran jeli dan hati-hati,” kata Isyana dalam siaran pers para musisi di Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Lafa mengungkapkan, lagu ini menangkap curahan hati Jason soal lini masa yang menampilkan kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) tetangganya karena pekerjaannya digantikan kecerdasan buatan (AI). Ia menyebut lagu itu berangkat dari cerita tersebut.
“Ini tuh curhatannya Jason, dia cerita kalau tetangganya habis kena layoff karena kerjaannya diganti AI,” tutur Lafa Pratomo.
Jason sendiri menanggapi santai fenomena di lini masanya, dengan berkata, “Lini masa? Emang perlu ditanyain?” Sentimen itu memantik diskusi mendalam di antara ketiganya hingga melahirkan lagu ini.
Karena AI tak lepas dari internet, lagu ini juga menyuarakan fenomena yang muncul di dunia daring. Lafa menggambarkan internet sebagai ruang yang sibuk dan berisik, terutama di tengah situasi serba kacau saat ini.
“Internet sibuk. Berisik. Apalagi di keadaan serba kacau kayak sekarang,” lanjut Lafa Pratomo.
Isyana menimpali bahwa internet menarik dan bergerak sangat cepat, hingga kadang membuat penggunanya kewalahan. Ia juga menilai penting untuk tetap bijak merespons segala hal di internet agar bisa berhenti menggulir (scrolling).
“Menarik dan cepat sekali jalannya. Sampai kadang overwhelming juga buat penggunanya,” katanya.
Lafa menjelaskan proses produksi lagu ini mengalir lewat sesi jamming dan call-and-response yang dimulai hampir dari nol. Hasilnya, Jason dan Isyana membawakan rap dengan iringan electro-pop yang ringan, ditambah chorus reflektif tentang perasaan manusia di era modern.
Ketika ditanya soal alasan memilih judul yang unik, Jason menjawab dengan nada bercanda.
“Karena banyak manusia penipu… eh, tapi gak semuanya. Hehe.”
Bagi Lafa, lagu ini menjadi wadah untuk mengeluarkan tabungan kreatif pribadinya. Produser yang 12 tahun terakhir terlibat dalam karya Iwan Fals, Danilla, hingga Nadin Amizah itu sambil menunggu waktu untuk “menunjukkan taring sendiri”.
Lagu ini didukung KithLabo dan Syaip Studio, serta melengkapi kolaborasi tak biasa di EP “Garis Tegak”. Sebelumnya, Lafa memadukan Feby Putri & Matter Mos (“Seperti Angka 8”), Nadhif Basalamah & Hursa (“Bukan Kendalimu”), The Jansen & Bilal Indrajaya (“terabas”), dan Ari Lesmana & White Chorus (“Juara Dua”). “Dogs Are Always True” sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik digital mulai 3 November 2026.
Sumber : Antara
Baca juga : Olivia Zalianty dan KGPH Ndaru Kusumo Luncurkan Lagu Pancasila Bersama Isyana Sarasvati







Comments