LifestyleTechno

Biznet Perluas Jaringan Internet di DIY hingga 2027

0
biznet jaringan internet
Ageng Prasetyo Aji Asst. Senior Managaer Teritory East 1, didampingi Wasitya Dwi Anggoro, Regional Manager RO 8 Yogyakarta dalam konferensi pers, Senin (12/10/2026). /foto istimewa
STARJOGJA.COM, Info – Biznet menargetkan perluasan jaringan internet di sejumlah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), termasuk Bantul, Sleman, dan Kulonprogo, hingga 2027. Ekspansi tersebut dilakukan untuk menjangkau kawasan yang belum terlayani jaringan Biznet sekaligus memperluas akses konektivitas digital bagi masyarakat.
Asisten Senior Manager Territory East 1 Biznet, Ageng Prasetyo Aji, mengatakan perusahaan telah menyusun target pengembangan jaringan di sejumlah wilayah DIY. Saat ini, Biznet tengah melakukan ekspansi ke kawasan Sleman bagian timur.
“Kami tahun ini dan tahun depan 2027 punya target untuk ekspansi ke arah-arah yang belum ter-cover, seperti Bantul, Sleman, dan Kulonprogo. Saat ini kami sedang ekspansi ke Sleman timur, mudah-mudahan tahun depan jadi dan areanya bisa naik,” kata Ageng dalam konferensi pers, Senin (12/10/2026).
Ageng didampingi Regional Manager RO 8 Yogyakarta Biznet, Wasitya Dwi Anggoro, dalam konferensi pers tersebut. Perluasan jaringan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menjawab kebutuhan internet yang terus meningkat, seiring perkembangan aktivitas digital masyarakat dan dunia usaha.
Pengembangan jaringan di DIY juga membuka peluang bagi masyarakat dan pelaku usaha di wilayah yang sebelumnya belum terjangkau layanan Biznet untuk mendapatkan akses internet. Ketersediaan konektivitas yang memadai dinilai penting untuk mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga pengembangan usaha berbasis digital.
Sasar UMKM dan Institusi Pendidikan
Selain memperluas infrastruktur jaringan, Biznet juga berupaya menjangkau segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui produk layanan yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan digital pelaku usaha.
Ageng mengatakan UMKM menjadi salah satu perhatian perusahaan karena memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Dukungan konektivitas diharapkan dapat membantu pelaku usaha memanfaatkan teknologi digital untuk menunjang operasional dan mengembangkan bisnis.
“Kami juga menyasar usaha kecil. Ada produk untuk UMKM karena kami memahami bahwa di Indonesia, UMKM merupakan urat nadi perekonomian,” ujarnya.
Di sektor pendidikan, Biznet menawarkan Biznet Educationnet, yakni layanan internet dedicated yang secara khusus ditujukan bagi sekolah dan institusi pendidikan.
Menurut Ageng, layanan tersebut memiliki skema harga khusus untuk institusi pendidikan. Penawaran ini berbeda dari harga layanan yang dipasarkan kepada perusahaan pada umumnya.
Program tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), terutama dalam mendukung kebutuhan konektivitas di lingkungan pendidikan.
Melalui layanan ini, Biznet berupaya memperluas pemanfaatan internet untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar serta mendukung kebutuhan digital sekolah dan institusi pendidikan.
Perkuat Infrastruktur Digital
Ekspansi di DIY sejalan dengan strategi Biznet dalam memperkuat infrastruktur digital di Indonesia. Dalam keterangan tertulis yang dirilis pada 7 Oktober 2026, perusahaan menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan jaringan dan teknologi guna menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik.
Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet juga mengembangkan infrastruktur pendukung kebutuhan komputasi berkapasitas besar melalui AI-Ready Data Center di Bali. Fasilitas yang disebut Biznet AI Center tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan pengolahan data dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Selain itu, perusahaan tengah menyiapkan pembangunan jaringan kabel serat optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya, Banjarmasin, Sumenep, dan Buleleng untuk memperkuat konektivitas antardaerah.
Biznet menyebut jaringannya saat ini telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Indonesia, dengan dukungan lebih dari tiga juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang.
Perusahaan juga menjalankan program CSR berupa layanan internet gratis bagi lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi pendaratan kabel bawah laut Biznet di Kabupaten Jembrana, Serang, Karawang, dan Gresik.
Di tengah pengembangan infrastruktur tersebut, perluasan jaringan di DIY menjadi salah satu langkah Biznet untuk memperluas jangkauan layanan di daerah yang masih memiliki peluang pertumbuhan.
Dengan target pengembangan hingga 2027, masyarakat dan pelaku usaha di Bantul, Sleman, serta Kulonprogo diharapkan memiliki lebih banyak pilihan layanan internet untuk menunjang aktivitas sehari-hari, pendidikan, dan pengembangan bisnis digital.
Bayu

Erajaya Active Lifestyle Resmikan DJI Store Pertama di Yogyakarta, Eksplorasi Teknologi Drone dan Perangkat Content Creation

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle