Lifestyle

Naturalisasi Mitchel dan Luke Vickery untuk Perkuat Kedalaman Timnas Indonesia

0
Luke Anthony Vickery
Luke Anthony Vickery (antara)
STARJOGJA.COM, Info – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyatakan proses naturalisasi dua pemain muda berdarah Indonesia-Australia, Mitchel Lee Baker dan Luke Anthony Vickery, dilakukan untuk memperkuat kedalaman skuad tim nasional sepak bola Indonesia.
Dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Jakarta, Erick menjelaskan kedua pemain dibutuhkan untuk melengkapi kualitas pemain lokal sekaligus mendukung transfer pengetahuan di lingkungan tim nasional maupun kompetisi profesional. Menurutnya, kehadiran Mitchel dan Luke diharapkan dapat menambah variasi kekuatan skuad Garuda dalam menghadapi berbagai turnamen internasional.
Mitchel yang berposisi sebagai penyerang saat ini bermain untuk Georgetown University di kompetisi NCAA Amerika Serikat. Pemain berusia 19 tahun itu memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya, dengan kakek berasal dari Yogyakarta dan nenek dari Semarang. Sementara Luke yang berusia 20 tahun berposisi sebagai pemain sayap dan memperkuat Macarthur FC di Liga Australia. Ia memiliki garis keturunan Indonesia dari neneknya yang lahir di Medan, Sumatera Utara.
Dalam jangka pendek, kedua pemain diproyeksikan memperkuat Timnas Indonesia di sejumlah ajang seperti ASEAN Hyundai Cup 2026, FIFA Series, hingga AFC Asian Cup 2027. Sementara dalam jangka panjang, mereka diharapkan membantu Indonesia mencapai target masuk 50 besar peringkat FIFA, 10 besar Asia, serta lolos secara konsisten ke putaran final FIFA World Cup 2030 dan Piala Asia.
Luke Anthony Vickery merupakan calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang memiliki kemampuan untuk bermain di lini depan bagi skuad Garuda di masa mendatang.
Dilansir dari berbagai sumber, Senin, Luke Vickery merupakan pemain sayap yang memperkuat Macarthur FC, klub yang berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Australia.
Pemain yang bernama lengkap Luke Anthony Vickery tersebut lahir di Kailua, Hawaii, Amerika Serikat pada 25 Oktober 2005 dan saat ini masih memegang kewarganegaraan Australia.
Ia memiliki darah Indonesia dari Ibunya yang bernama Cherie Claudine Vickery yang menikah dengan warga negara Australia Jason Richard Vickery.
Selain itu, ia memiliki nenek dari pihak ibu yang lahir di Indonesia di Medan, Sumatera bernama Hetty Nanda pada 3 Desember 1937.
Vickery merupakan salah satu pemain berbakat pada kompetisi Liga Australia yang sering melakukan overlapping dan underlapping bersama Macarthur FC yang berada di papan atas.
Pemain berusia 20 tahun tersebut memiliki kemampuan untuk memberikan ancaman dalam menciptakan gol ataupun assist serta dapat memberikan peran taktis yang dapat ia mainkan.
Pada musim kompetisi 2025/2026, Vickery total mengemas 24 pertandingan pada kompetisi Liga Australia dan menyumbangkan lima gol serta satu assist dari total 1.358 menit bermain.
Hari ini, Komisi X DPR RI menyetujui permohonan naturalisasi atlet sepak bola Luke Anthony Vickery untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) yang diajukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Pesepak bola Luke Anthony Vickery menanggapi proses naturalisasi dirinya dengan menyatakan bahwa menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan membela tim nasional Indonesia merupakan impian yang telah ia dambakan.
“Tentu saja, (naturalisasi) ini sudah menjadi impian saya sejak lama. Ini adalah momentum yang sangat emosional dan berarti bagi keluarga saya karena nenek saya lahir di sana (Indonesia),” kata Luke Anthony Vickery saat hadir secara virtual dalam rapat kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Jakarta, Senin.
Luke dan Mitchell Lee Baker merupakan dua calon pemain tim nasional Indonesia. Kedua pemain berdarah campuran Australia-Indonesia itu saat ini tengah menjalani proses naturalisasi menjadi WNI. Permohonan naturalisasi yang diajukan Kementerian Pemuda dan Olahraga telah mendapat persetujuan dari Komisi X DPR RI untuk diproses lebih lanjut.
Luke mengatakan bahwa proses naturalisasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya dan keluarganya. Ia berharap seluruh tahapan yang harus dilalui dapat berjalan lancar sehingga dirinya dapat segera memperkuat skuad Garuda di berbagai ajang internasional.
“Bisa mewakili jutaan orang di sana (bersama Timnas Indonesia) jelas merupakan momen yang sangat istimewa,” ujarnya.
Bagi Luke, mengenakan lambang Garuda di dada dan mewakili Indonesia di panggung internasional merupakan sebuah kehormatan besar yang akan selalu ia kenang sepanjang kariernya.
Sumber : Antara
Bayu

Pemerintah Mulai Godok Kompor LPG ke Listrik

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle