Kota JogjaNews

Bapel Jamkessos DIY Tingkatkan Standar Layanan Lewat Forum Konsultasi Publik

0
Forum Konsultasi Publik

STARJOGJA.COM, JOGJA – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik di Bapel Jamkessos Dinas Kesehatan DIY menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP). Kegiatan ini diharapkan bisa memformulasikan peningkatan Standar pelayanan yang cepat, mudah, terjangkau, dan terukur serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Kepala Bapel Jamkessos Dinas Kesehatan DIY Sugiharto, S.K.M.,M.P.H mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan yang sudah digelar selama ini. Kolaborasi lintas sektor yang selama ini telah terjalin bisa terus ditingkatkan untuk mengoptimalkan layanan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Apresiasi untuk semua pihak yang telah berkolaborasi dan berkontribusi membantu layanan Bapel Jamkessos DIY selama ini. Apa yang kita lakukan di hari ini agar apa yang sudah dikerjakan bersama selama ini makin optimal,” jelasnya dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik ,Kamis (16/04).

Ia menjelaskan sebagai UPT non BLUD, Bapel Jamkessos  Dinas Kesehatan DIY diberikan amanat untuk menjadi penyangga jaminan kesehatan yang sudah berjalan. Bapel Jamkessos Dinkes DIY memiliki tugas pokok meningkatkan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan melalui penyelenggaraan jaminan kesehatan.

“Jamkesta merupakan sistem jaminan kesehatan daerah yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan dasar, suplemen, dan komplemen bagi masyarakat penerima manfaat. Pelayanan yang diberikan mencakup upaya kuratif, promotif/preventif, dan rehabilitatif,” jelasnya.

Forum Konsultasi Publik menjadi salah satu sarana strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Forum ini berfungsi sebagai wadah partisipasi dalam menyampaikan aspirasi, masukan, dan saran, serta sebagai media untuk membangun pemahaman bersama dan merumuskan solusi atas berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan pelayanan Jamkesta.

Ia pun menyampaikan pihaknya mempunyai program Screening Torch dan juga Skrining jantung bagi anak sekolah.Menurutnya, program screening jantung harus dioptimalkan.

“Dengan adanya deteksi dini ini, maka bisa ditentukan langkah lebih lanjut saat ditemukan adanya gangguan jantung pada anak,” lanjutnya.

Sugiharto dalam kesempatan ini juga menekankan perlu adanya Validasi data penerima manfaat dari pihak Dinas Sosial,Bapel Jamkessos Dinas Kesehatan DIY dan juga para mitra penyedia layanan manfaat program. Upaya ini penting dilakukan untuk mengurangi potensi dobel bantuan serta potensi penyalahgunaan alat bantuan.

Deretan Tur Konser Termahal di Dunia, U2 hingga Taylor Swift Habiskan Triliunan Rupiah

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kota Jogja