STARJOGJA.COM, Info — Xiaomi kembali mencuri perhatian publik dengan menghadirkan produk tak biasa dalam peluncuran terbarunya. Bukan perangkat elektronik, perusahaan teknologi asal China tersebut justru memperkenalkan es krim sebagai inovasi baru.
“Mengutip Gizmochina, Senin (13/4/2026), es krim ini tetap mengusung pendekatan khas Xiaomi dengan menghadirkan tiga varian, yakni Standard, Pro, dan Max.”
Produk es krim ini hadir dengan tiga pilihan varian yang dibedakan dari segi harga dan tambahan topping. Setiap varian menawarkan pengalaman berbeda yang disesuaikan dengan karakter khas Xiaomi.
“Varian Standard dijual seharga 5,99 yuan atau sekitar US$0,88 (Rp15.066). Sementara itu, varian Pro dibanderol 6,99 yuan atau sekitar US$1,02 (Rp17.462) dengan tambahan satu biskuit. Adapun varian Max, sebagai versi tertinggi, dijual seharga 8,99 yuan atau sekitar US$1,32 (Rp22.598) dan dilengkapi tiga biskuit.”
Pengembangan es krim ini dilakukan oleh koki internal Xiaomi dengan pendekatan eksperimen bahan yang unik. Inspirasi diambil dari es krim berbahan tahu yang kemudian dikombinasikan dengan millet sebagai ciri khas brand.
“Resep es krim ini dikembangkan oleh Bing Jiabao, koki dari kantin internal Xiaomi. Ia terinspirasi dari es krim berbahan tahu, lalu bereksperimen menggunakan millet—bahan yang juga menjadi bagian dari identitas merek Xiaomi. Setelah melalui tiga tahap pengembangan, resep tersebut berhasil disempurnakan.”
Proses pembuatan es krim dilakukan melalui beberapa tahapan untuk menghasilkan cita rasa yang khas. Penggunaan millet menjadi pembeda utama dalam komposisi produk ini.
“Proses pembuatannya dimulai dari mengukus millet, kemudian diolah menjadi pasta yang dicampur dengan susu, dan diakhiri dengan taburan butiran millet sebagai topping. Xiaomi mengklaim metode ini mampu memperkuat cita rasa khas millet yang sebelumnya sulit ditonjolkan.”
Dalam proses produksinya, Xiaomi juga diduga bekerja sama dengan perusahaan susu ternama di China. Hal ini terlihat dari penggunaan mesin es krim bermerek Mengniu di kantin internal mereka.
“Dalam dokumentasi yang beredar, mesin es krim yang digunakan di kantin Xiaomi terlihat menampilkan merek Mengniu, perusahaan susu ternama di China, yang mengindikasikan adanya kolaborasi dalam pengembangan produk tersebut.”
Kantin internal Xiaomi sendiri telah beroperasi sejak lama dengan dukungan penuh dari perusahaan. Seluruh tenaga kerja di dalamnya merupakan karyawan resmi yang mendapatkan fasilitas standar.
“Sebagai informasi, Xiaomi telah mengoperasikan kantin internal sejak 2015, dengan seluruh staf dan kokinya merupakan karyawan langsung yang mendapatkan fasilitas standar perusahaan.”
Peluncuran produk ini langsung memicu respons luas dari warganet di media sosial. Banyak yang menyoroti konsep unik hingga penamaan varian yang khas seperti produk teknologi Xiaomi.
“Peluncuran es krim ini pun langsung menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah warganet bahkan berseloroh soal belum adanya varian “Ultra” atau mengusulkan “Youth Edition”, mengikuti pola penamaan produk Xiaomi lainnya.”
Tingginya minat publik terlihat dari cepatnya produk tersebut terjual habis setelah dirilis. Hal ini menunjukkan daya tarik inovasi Xiaomi yang mampu menarik perhatian di luar lini teknologi.
“Perusahaan juga mengonfirmasi es krim tersebut habis terjual dalam waktu singkat setelah diluncurkan, menandakan tingginya antusiasme publik terhadap inovasi unik ini.”
sumber : Bisnis
Baca juga : Toko Es Krim Diaspora di AS, Profit Hampir Satu Miliar







Comments