STARJOGJA.COM, Info – Joko Anwar menghadirkan film horor komedi berjudul Ghost in the Cell sebagai wadah untuk menampilkan keberagaman talenta kreatif Tanah Air. Karya ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi panggung bagi para pekerja kreatif dari berbagai latar belakang.
“Sabtu (28/3/2026) Tidak hanya murni aktor, tapi ada sinematografer, penari dan pembaca tarot, pelatih akting, komedian, dan ada banyak lagi,” kata Joko.
Film ini melibatkan sejumlah individu dari profesi yang beragam, mulai dari sinematografer hingga komedian yang turut memperkuat karakter dalam cerita. Keterlibatan lintas bidang ini menjadi warna tersendiri dalam proses produksi film tersebut.
“Jadi, setiap kematian itu didesain oleh satu orang ilustrator. Dan mereka adalah ilustrator-ilustrator yang sudah banyak bekerja di luar negeri, tapi namanya mungkin sebagian kecil aja yang tahu,” kata Joko.
Selain itu, proyek ini juga menggandeng ilustrator Indonesia yang telah berkiprah di industri global untuk menghadirkan visual yang unik. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkenalkan lebih luas potensi kreator lokal kepada publik.
“Mereka kita tampilkan di sini karena kita kepingin ‘Ghost in the Cell’ bisa menjadi showcase untuk semua orang-orang yang bertalenta di Indonesia,” ia menambahkan.
Film Ghost in the Cell dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 April 2025 dan diharapkan menarik perhatian penonton dengan konsep yang segar serta kolaborasi lintas profesi tersebut.
Sumber : Antara
Baca juga : Film Ghost in the Cell Simpan Kritik Sosial







Comments