Flash InfoHealth

Dampak Campak Lebih Serius Kepada Orang Dewasa

0
dampak campak
Ilustrasi vaksinasi (Sumber : Freepik)

STARJOGJA.COM,INFO. Dampak Infeksi campak disebut bisa menimbulkan dampak yang lebih serius kepada orang dewasa dibandingkan anak-anak. Risiko komplikasi seperti pneumonia, radang otak, hingga gangguan kekebalan tubuh bisa meningkat.

Karenanya, vaksinasi campak untuk orang dewasa juga tetap penting. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Alergi dan Imunologi, Dr dr Sukamto Koesnoe, menjelaskan vaksinasi merupakan langkah penting dalam membentuk kekebalan tubuh terhadap penyakit infeksi.

Dia menegaskan vaksinasi adalah proses, sementara imunisasi merupakan hasil dari terbentuknya kekebalan tersebut.

“Vaksinasi adalah tindakan untuk membentuk kekebalan, sehingga tubuh menjadi imun terhadap penyakit tertentu tanpa harus mengalami infeksi secara langsung,” ujarnya seperti dilansir Bisnis.com.

Dia menjelaskan vaksin bekerja dengan memasukkan antigen yang telah dilemahkan atau dimodifikasi sehingga tidak menyebabkan penyakit. Dengan cara ini, tubuh dapat mengenali dan melawan infeksi secara lebih cepat jika terpapar di kemudian hari.

Selain melalui vaksinasi, kekebalan tubuh juga bisa terbentuk dari infeksi alami. Namun, cara ini dinilai lebih berisiko karena dapat menimbulkan gejala berat hingga komplikasi serius.

“Imunisasi aktif melalui vaksinasi jauh lebih aman dibandingkan infeksi alami, karena efek sampingnya lebih kecil dan biayanya juga lebih terjangkau.” jelasnya.

Menurutnya, vaksinasi tidak hanya melindungi individu tetapi juga orang di sekitarnya. Hal ini penting terutama bagi kelompok rentan yang tidak dapat menerima vaksin, seperti bayi, orang lansia dengan kondisi tertentu, atau individu dengan daya tahan tubuh lemah. Ketika cakupan vaksinasi tinggi, akan terbentuk kekebalan kelompok atau herd immunity.

Risiko Komplikasi
Kondisi ini membuat penyebaran virus menjadi lebih sulit sehingga mampu mencegah terjadinya wabah. “Semakin banyak orang yang divaksin, maka virus akan semakin sulit menyebar dan ini melindungi mereka yang tidak bisa divaksin.” katanya.

Dia menambahkan campak termasuk penyakit yang sangat mudah menular. Satu orang yang terinfeksi bahkan bisa menularkan virus ke banyak orang dalam waktu singkat, terutama di lingkungan padat.

Pada orang dewasa, infeksi campak justru bisa menimbulkan dampak yang lebih serius dibandingkan anak-anak. Risiko komplikasi seperti pneumonia, radang otak, hingga gangguan kekebalan tubuh bisa meningkat. “Pada dewasa, campak cenderung lebih berat dan beresiko menimbulkan komplikasi yang lebih banyak,” tambah dr Sukamto.

Lebih lanjut, dia menjelaskan tidak semua orang dewasa memiliki kekebalan yang cukup terhadap campak. Hal ini bisa disebabkan oleh riwayat vaksinasi yang tidak lengkap atau penurunan antibodi seiring bertambahnya usia.

Oleh karena itu, vaksinasi campak pada orang dewasa dinilai sangat penting, terutama bagi mereka yang belum pernah divaksin atau tidak memiliki bukti kekebalan.

Vaksin biasanya diberikan dalam bentuk kombinasi MMR (measles, mumps, rubella) dengan satu atau dua dosis sesuai kondisi. “Vaksin campak pada dewasa bukan hanya perlu, tetapi sangat perlu untuk mencegah infeksi dan melindungi orang sekitar,” ujarnya.

Selain melindungi individu, vaksinasi juga berperan dalam menekan angka kejadian luar biasa (KLB). Upaya ini sekaligus mengurangi beban layanan kesehatan dan biaya pengobatan di masyarakat.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat disarankan untuk memeriksa status vaksinasi dan berkonsultasi dengan tenaga medis. Dengan vaksinasi yang tepat, risiko penularan campak dapat ditekan sekaligus menjaga kesehatan jangka panjang.

Joko Anwar Pamer Talenta Kreatif di Film Ghost in the Cell 

Previous article

Dua Film Indonesia Tembus MSPIFF 2026 di Amerika Serikat

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Flash Info