LifestyleMusic

Makna Lagu No. 29 di Album ARIRANG BTS, Ternyata Terinspirasi Lonceng Bersejarah Korea

0
BTS album terbaru BTS ARIRANG 2026
BTS (Getty Images)

STARJOGJA.COM, Info – Album terbaru BTS bertajuk ARIRANG menjadi sorotan publik, terutama pada trek keenam berjudul No. 29 yang tidak biasa. Lagu tersebut hanya berisi satu nada panjang tanpa vokal maupun lirik, sehingga sempat membuat pendengar mengira terjadi gangguan saat memutarnya.

“Lagu nomor 29 ini adalah dentingan merdu Lonceng Suci Raja Seongdeok yang ditetapkan sebagai Harta Nasional Korea Selatan nomor 29,” ujar Kim Nam-joon dalam siaran langsung di Weverse, Sabtu (28/3/2026).

Trek berdurasi sekitar 1 menit 38 detik tersebut ternyata memiliki makna historis yang kuat. Lagu ini terinspirasi dari Lonceng Suci Raja Seongdeok atau dikenal sebagai Lonceng Emille, artefak dari era Dinasti Silla yang dibuat pada tahun 771 Masehi.

“Kami menetapkan durasi lagu menjadi 1 menit 37 detik agar sesuai dengan durasi resonansi lonceng saat dipukul,” jelas RM.

Lonceng bersejarah tersebut kini disimpan di Museum Nasional Gyeongju dan dikenal memiliki resonansi panjang hingga lebih dari satu menit. Suaranya bahkan dapat terdengar hingga puluhan kilometer sebelum benar-benar menghilang.

“Durasi lagu mengikuti peluruhan suara lonceng yang menjadi inspirasi utama trek ini,” ujarnya.

Dalam struktur album ARIRANG, lagu No. 29 ditempatkan sebagai titik transisi dari nuansa hip-hop menuju bagian yang lebih reflektif. Lima lagu awal menghadirkan tempo cepat, sebelum kemudian diikuti suasana yang lebih melankolis pada paruh kedua album.

“Pendekatan ini menjadi cara BTS menggabungkan elemen tradisional dengan narasi musik modern,” tulis sejumlah pengamat musik.

Penggunaan unsur budaya Korea juga terlihat dari judul album yang merujuk pada lagu rakyat Arirang, serta penyisipan elemen musik tradisional seperti pansori di beberapa trek lainnya.

“Lagu ini menjadi simbol keheningan sekaligus pernyataan artistik yang kuat dalam keseluruhan konsep album,” tulis ulasan media internasional.

Album ARIRANG sendiri pertama kali dibawakan secara langsung di Gwanghwamun Square, Seoul, dan disiarkan secara global melalui Netflix. Selain itu, film dokumenter pendamping bertajuk BTS: THE RETURN juga dijadwalkan tayang menyusul perilisan album tersebut.

Sumber : Bisnis

Baca juga : Album BTS Tembus Penjualan 3,98 juta kopi di Hari Pertama

 

Bayu

Meutya Hafid Apresiasi X dan Bigo Live Patuhi Aturan Perlindungan Anak PP TUNAS

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle