STARJOGJA.COM, Info – Warga Kamchatka, Rusia sudah terbiasa dengan adanya salju, namun tidak akhir-akhir ini, mereka menyebut sebagai kiamat salju usai badai salju besar-besaran. Salju lebat setinggi gedung menimbun kota-kota dan memecahkan rekor ketebalan salju yang pernah ada di kota tersebut yang membuat pihak berwenang menyatakan keadaan darurat di wilayah tersebut.
Pejabat setempat mengatakan akibat salju yang jatuh dari atap bangunan dua orang telah meninggal di Timur Jauh Rusia. Beberapa video dan foto menjadi viral di media sosial yang menunjukkan salju mencapai lantai dua apartemen bertingkat tinggi saat orang-orang menggali jalan untuk melewatinya.
Sementara itu, mobil dan kendaraan lain tetap terkubur di jalan, dengan lapisan salju tebal di atasnya. Meskipun salju lebat bukanlah hal yang tidak biasa di wilayah Kamchatka, sebuah semenanjung di Timur Jauh Rusia yang membentang ke arah Jepang, intensitas badai yang tidak biasa telah melumpuhkan kota besar di wilayah tersebut dengan hujan salju yang tak henti-hentinya.
“Saya disarankan untuk menyatakan situasi yang menyebabkan longsoran salju di atap rumah yang mengakibatkan dua kematian sebagai keadaan darurat lokal. Saya mengambil keputusan itu,” kata Yevgeny Belyaev, walikota ibu kota regional Petropavlovsk-Kamchatsky, melalui Telegram.
Sementara itu, pihak berwenang telah menutup sekolah dan bisnis karena kota tersebut terpaksa beralih ke sistem kerja jarak jauh akibat tumpukan salju yang sangat banyak di jalanan. Media lokal Kamchatka-Inform melaporkan bahwa warga mengeluh setelah toko-toko lokal kehabisan barang-barang kebutuhan pokok seperti roti, susu, dan telur.
Sumber : Bisnis
Baca juga : Gurun Sahara Tertutup Salju Untuk Ketiga Kalinya







Comments