LifestyleSport

FIFA Usulkan Dana Rp391 Miliar untuk Setiap Asosiasi Anggota Periode 2027-2030

0
FIFA Sanksi Israel Dana FIFA 2027-2030
Soccer Football - World Cup - Semi Final - Croatia v England - Luzhniki Stadium, Moscow, Russia - July 11, 2018 Chairman of the Football Association Greg Clarke, FIFA president Gianni Infantino, Croatia Prime Minister Andrej Plenkovic and President of the Croatian Football Federation Davor Suker before the match REUTERS/Maxim Shemetov
STARJOGJA.COM, Info – FIFA mengusulkan investasi sebesar 25 juta dolar AS atau sekitar Rp391 miliar bagi masing-masing dari 211 asosiasi anggota untuk periode 2027–2030. Program tersebut menjadi bagian dari FIFA Surplus Solidarity Programme yang dirancang untuk memperkuat pengembangan sepak bola di berbagai negara.
Usulan itu dibahas dalam rapat Dewan FIFA pertama setelah penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di markas FIFA, Zurich, Swiss. Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut peningkatan dana bantuan tersebut sebagai wujud komitmen organisasi untuk mendukung seluruh asosiasi anggota secara merata.
“Dalam sepuluh tahun sejak saya menjadi Presiden FIFA, dana bantuan kita telah melonjak drastis, dari yang semula hanya 1 juta dolar AS kini menyentuh 25 juta dolar AS untuk setiap asosiasi anggota di seluruh dunia,” ujar Gianni Infantino dalam keterangan resmi.
Infantino mengatakan dana cadangan FIFA pada dasarnya merupakan milik seluruh anggota. Karena itu, peningkatan total investasi sepak bola global hingga 6,35 miliar dolar AS atau sekitar Rp114 triliun diarahkan untuk memperkuat pembinaan dan pengembangan sepak bola di berbagai belahan dunia.
Peningkatan anggaran tersebut didukung pendapatan komersial dari Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 tim nasional. Untuk siklus keuangan 2023–2026, FIFA memproyeksikan keuntungan bersih mencapai 5,2 miliar hingga 5,6 miliar dolar AS.
Meski demikian, FIFA tetap berencana mempertahankan dana cadangan sebesar 1,7 miliar dolar AS untuk mengantisipasi kondisi yang tidak terduga. Sementara itu, dana bantuan bagi setiap asosiasi anggota akan diprioritaskan untuk sejumlah sektor strategis.
Penggunaan anggaran tersebut mencakup pengembangan sepak bola wanita, kompetisi kelompok usia dini, proyek jangka panjang, serta pembangunan infrastruktur olahraga. Alokasi itu diharapkan dapat memperluas kesempatan pengembangan sepak bola sesuai kebutuhan masing-masing negara.
Mekanisme pengajuan, pencairan, dan audit dana dijadwalkan dibahas lebih lanjut dalam rapat Dewan FIFA pada Desember 2026. Rencana program tersebut selanjutnya akan diajukan untuk memperoleh pengesahan dalam Kongres FIFA ke-77 pada Maret 2027.
Sumber : Antara
Bayu

Pemberlakukan tidak naik kelas mulai diterapkan 2027

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle