Lifestyle

Minuman Manis Tak Langsung Sebabkan Gagal Ginjal, Ini Risikonya

0
deteksi kanker gagal ginjal
gagal ginjal (ist)
STARJOGJA.COM, Info – Minuman manis tidak secara langsung menyebabkan gagal ginjal. Namun, konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes yang dalam jangka panjang dapat merusak fungsi ginjal.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Mutalib Abdullah, Sp.PD-KGH, FINASIM mengatakan diabetes dan hipertensi menjadi dua faktor penting penyebab penyakit ginjal kronis.
“Minuman manis bukan berarti langsung menyebabkan gagal ginjal. Yang perlu diwaspadai adalah konsumsi gula berlebihan yang dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes,” ujar dr. Mutalib dalam keterangannya pada Selasa (1/9/2026).
Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, penyakit ginjal kronis juga ditemukan pada kelompok usia muda. Angkanya mencapai 0,02 persen pada usia 15–24 tahun, 0,07 persen pada usia 25–34 tahun, dan 0,11 persen pada usia 35–44 tahun.
Selain gula berlebihan, risiko penyakit ginjal dapat meningkat akibat pola makan tinggi garam, kurang aktivitas fisik, merokok, berat badan tidak terkontrol, serta penggunaan obat pereda nyeri, jamu, atau suplemen tanpa pengawasan.
Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain perubahan jumlah atau frekuensi urine, urine berbusa secara menetap, pembengkakan kaki, mudah lelah, mual, nafsu makan menurun, serta tekanan darah yang sulit dikontrol.
Pemeriksaan ginjal dapat dilakukan melalui tes darah untuk mengetahui kadar kreatinin dan eGFR, serta pemeriksaan urine untuk mendeteksi albumin atau protein.
“Pasien dengan hipertensi, diabetes, batu saluran kemih berulang, atau riwayat penyakit ginjal dalam keluarga sebaiknya menjalani pemeriksaan secara berkala,” kata dr. Mutalib.
Ia menegaskan, penyakit ginjal tidak otomatis membuat seseorang harus menjalani cuci darah. Hemodialisis umumnya diperlukan ketika fungsi ginjal sudah mengalami penurunan sangat berat.
Bethsaida Hospital Gading Serpong juga menyediakan layanan Urology & Nephrology Clinic yang mencakup deteksi dini, diagnosis, terapi medis, tindakan minimal invasif hingga hemodialisis sesuai kondisi pasien.
Sumber : Antara
Bayu

JAFF Market Buka Peluang Kolaborasi Sineas Australia dan Indonesia

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle