STARJOGJA.COM, Info – Kementerian Kebudayaan menyiapkan pameran khusus untuk menampilkan karya-karya maestro seni rupa Indonesia, almarhum Nasirun, di Galeri Nasional Indonesia. Pameran tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kontribusi Nasirun terhadap perkembangan seni rupa Indonesia sekaligus direncanakan untuk memperingati 40 hari wafatnya sang maestro.
Nasirun meninggal dunia pada 1 Agustus 2026. Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan pameran tersebut diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat dan pencinta seni untuk mengenang sekaligus mengapresiasi karya-karya Nasirun.
“Kami berharap seluruh kebaikan dan kontribusi Nasirun selama hidupnya menjadi amal jariah serta almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Fadli dalam siaran pers Kementerian Kebudayaan di Jakarta, Sabtu (29/8/2026).
Rencana pameran itu disampaikan Fadli saat menghadiri acara takziah yang digelar keluarga Nasirun di Yogyakarta pada Kamis (20/8/2026). Menurutnya, kepergian Nasirun merupakan kehilangan besar bagi dunia seni dan masyarakat Indonesia.
“Beliau adalah seorang maestro seni rupa Indonesia yang sudah saya kenal sejak belasan tahun lalu. Kita tentu sangat kehilangan seorang tokoh yang luar biasa,” kata Fadli.
Pameran Sebelum Galeri Nasional Direnovasi
Selain mengenang Nasirun, pameran tersebut direncanakan menjadi salah satu pameran terakhir di Galeri Nasional Indonesia sebelum memasuki tahap renovasi.
Fadli mengenang Nasirun sebagai sosok yang hangat, jenaka, dan terbuka kepada berbagai kalangan. Rumah sekaligus galeri pribadi Nasirun di Yogyakarta juga dikenal sebagai ruang berkumpul bagi seniman dan masyarakat untuk berbincang serta menikmati proses kreatif.
Karakter tersebut tercermin dalam karya-karya Nasirun yang banyak mengangkat unsur tradisi, karakter wayang, serta nilai spiritualitas.
Istri Nasirun, Supartilah, mewakili keluarga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah. Keluarga berharap dedikasi serta semangat berkesenian Nasirun dapat terus menginspirasi generasi muda untuk mencintai budaya Indonesia.
Dalam kegiatan takziah tersebut, Fadli Zon turut didampingi Kepala Bidang Protokoler dan Rumah Tangga Rachmanda Primayuda, Direktur Warisan Budaya Agus Widiatmoko, serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Tengah Riris Purbasari.
Sumber : Antara







Comments