Lifestyle

Bilal Hasan, Putra Diaspora Indonesia yang Menembus UFC Lewat Jalan Panjang

0
Bilal Hasan UFC
Bilal Hasan UFC (antara)
STARJOGJA.COM, Info – Indonesia kini memiliki dua petarung yang berhasil menembus Panggung Ultimate Fighting Championship (UFC), yakni Jeka Saragih dan Bilal Hasan. Setelah Jeka lebih dulu membuka jalan, Bilal Hasan menjadi nama terbaru yang membawa darah Indonesia ke kompetisi MMA paling bergengsi tersebut.
Bilal mendapatkan kontrak UFC setelah tampil impresif dalam Dana White’s Contender Series (DWCS) Season 10 di Meta APEX, Las Vegas, Amerika Serikat, Selasa (11/8/2026). Petarung kelas terbang itu hanya membutuhkan 45 detik untuk menghentikan perlawanan Mridul Saikia dari India.
Kemenangan tersebut menjadi puncak dari perjalanan panjang Bilal yang telah mengenal bela diri sejak berusia lima tahun. Ia pertama kali berlatih taekwondo ketika tinggal di Amerika Serikat.
Bilal lahir di Hawaii pada 16 Juli 2001 dan tumbuh besar di Mukilteo, Washington. Meski lahir dan besar di Amerika Serikat, kedua orang tuanya berasal dari Indonesia.
Bilal kemudian menempuh pendidikan di Kamiak High School dan University of Washington Bothell dengan fokus akademik di bidang keperawatan dan kesehatan. Di luar pendidikan, dirinya terus mengembangkan kemampuan bela diri yang kemudian mengantarkannya menuju karier profesional MMA.
Berawal dari Taekwondo
Kiprah Bilal di taekwondo sudah terlihat sejak usia muda. Pada 2013, ia menjadi bagian dari tim yang meraih medali perunggu dalam ajang Hanmadang di Korea Selatan.
Setahun kemudian, Bilal meraih medali emas nasional Amerika Serikat untuk nomor team demo dan kembali mendapatkan emas dalam Kejuaraan Internasional Pan American. Prestasinya membuat Bilal masuk dalam tim taekwondo junior Amerika Serikat sebagai anggota kadet Tim B kelas -41 kilogram pada 2015.
Koleksi prestasinya kemudian semakin panjang. Bilal meraih emas di Kanada Open 2016, Spanish Open 2017, Pan American Junior Championships 2017, serta US Open 2018.
Ketika memasuki usia sekitar 20 tahun, Bilal mulai mengalihkan fokusnya ke MMA. Ia menjalani sejumlah pertandingan amatir dan berhasil menyapu bersih empat laga setelah debutnya.
Menurut catatan Sherdog, kemenangan amatir Bilal diraih atas Aman Amwar melalui TKO pada ronde kedua, kemudian Aaron Cortez dan Jaiden Bundy melalui TKO, Xavier Rake melalui TKO, serta Christian Tariji lewat keputusan mutlak.
Perjalanan tersebut menjadi fondasi bagi Bilal untuk memasuki level profesional.
Menjadi Juara di CFFC
Pada 2022, Bilal memutuskan berkarier profesional di Cage Fury Fighting Championship (CFFC), salah satu kompetisi MMA yang menjadi jalur bagi petarung menuju UFC.
Debutnya di CFFC berakhir dengan kemenangan split decision atas Xhelai Lleshi. Setelah itu, Bilal tidak terkalahkan dalam tujuh pertarungan berikutnya.
Sebagian besar kemenangan tersebut diraih melalui KO, TKO, atau submission. Bilal bahkan merebut gelar juara kelas terbang CFFC setelah mengalahkan Jose Leon pada September 2024.
Gelar tersebut menjadi modal penting ketika Bilal mendapatkan kesempatan tampil di DWCS. Ajang yang dipimpin Presiden UFC Dana White itu menjadi tempat bagi para petarung potensial untuk mendapatkan kontrak UFC.
Petarung tidak selalu harus menang untuk mendapatkan kontrak. Namun, mereka harus menunjukkan penampilan yang cukup impresif untuk meyakinkan Dana White dan tim UFC.
Bilal datang ke DWCS dengan membawa misi lebih besar daripada sekadar mendapatkan kontrak. Ia ingin membawa nama Indonesia semakin dikenal di dunia MMA.
“Saya sangat bersemangat untuk memopulerkan MMA di Indonesia dan menempatkan Indonesia di peta dunia MMA,” ujar Bilal kepada CFFC.
Julukan The IndoNinja pun melekat pada dirinya.
45 Detik yang Mengubah Karier
Di arena DWCS, Bilal berhadapan dengan Mridul Saikia. Sejak awal pertarungan, Bilal menunjukkan karakter permainan yang agresif dengan kombinasi pukulan dan tendangan untuk membuka pertahanan lawannya.
Bilal memang dikenal memiliki kemampuan striking yang kuat dan presisi. Catatan pertarungannya di CFFC menunjukkan dominasi tersebut, dengan sebagian besar kemenangan diraih melalui KO atau TKO.
Laga melawan Saikia akhirnya berlangsung sangat singkat. Hanya 45 detik setelah pertarungan dimulai, Bilal berhasil menjatuhkan petarung India tersebut melalui pukulan tangan kanan sebelum melanjutkan serangan hingga wasit menghentikan pertandingan.
Penampilan tersebut membuat Dana White tidak ragu memberikan kontrak UFC kepada Bilal. Bahkan, White menyebut Bilal sebagai salah satu petarung favorit sepanjang sejarah Contender Series.
Kepastian tersebut menjadikan Bilal sebagai petarung Indonesia kedua yang berhasil menembus UFC setelah Jeka Saragih.
Meneruskan Jejak Jeka Saragih
Jeka lebih dahulu membuka pintu UFC bagi Indonesia. Petarung asal Sumatera Utara tersebut mulai berlatih bela diri sejak sekolah menengah pertama dan sempat menekuni wushu sebelum berkarier di MMA.
Jeka kemudian menjuarai kelas ringan One Pride MMA dan mengikuti Road to AFC Asia Season 1. Meski kalah dari Anshul Jubli pada partai final, penampilannya tetap membuat UFC tertarik memberikan kontrak.
Debut Jeka di UFC pada November 2023 berlangsung gemilang. Ia mengalahkan Lucas Alexander dari Brasil melalui KO dan mendapatkan bonus Performance of the Night sebesar 50 ribu dolar AS.
Namun, Jeka kemudian mengalami dua kekalahan beruntun dari Westin Wilson dan Yoo Joo-sang. Saat ini, statusnya di UFC tercatat sebagai not fighting.
Bilal kini meneruskan jejak tersebut dengan tantangan yang tidak kalah berat. Kontrak UFC baru merupakan awal dari perjalanan panjangnya di kompetisi elite dunia.
Dengan usia yang masih relatif muda, pengalaman taekwondo yang panjang, serta rekor profesional yang impresif, Bilal memiliki peluang untuk berkembang lebih jauh. Namun, persaingan di UFC akan menghadirkan lawan-lawan dengan kualitas yang jauh lebih tinggi.
Mimpi untuk menjadi juara UFC berikutnya dari Asia Tenggara pun kini terbuka. Setelah petarung Myanmar Joshua Van merebut gelar kelas terbang pada Desember 2025, Bilal memiliki kesempatan untuk mengikuti jejak tersebut sekaligus membawa nama Indonesia semakin tinggi di panggung MMA dunia.
Sumber : Antara
Bayu

Situs Bongal Ungkap Jejak Awal Islam di Nusantara, BRIN Dorong Riset Besar

Previous article

Kasus Siklosporiasis di AS Tembus 13.895, CDC Catat 2 Kematian

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle