STARJOGJA.COM, Info – Gelombang panas yang melanda Spanyol menyebabkan sedikitnya 212 orang meninggal dunia dalam periode 21 hingga 24 Juni 2026, berdasarkan data sistem pemantauan kematian publik Spanyol, MoMo.
Data yang dirilis Kamis (25/6) menunjukkan jumlah kematian akibat panas meningkat setiap hari sejak gelombang panas resmi dimulai pada Sabtu (20/6). Tercatat 13 kematian pada Sabtu, 38 kematian pada Minggu, 66 kematian pada Senin, dan 95 kematian pada Selasa.
Cuaca ekstrem tersebut juga memecahkan sejumlah rekor suhu di berbagai wilayah. Wilayah Cantabria di utara Spanyol mencatat suhu tertinggi sepanjang sejarah mencapai 43,7 derajat Celsius. Rekor suhu minimum malam hari juga tercatat di Kota Zamora dan Provinsi Almeria.
Meski suhu masih diperkirakan mencapai 37–38 derajat Celsius di sejumlah wilayah, badan meteorologi Spanyol, Aemet, tidak mengeluarkan peringatan merah untuk Kamis (25/6). Beberapa daerah diprakirakan akan mengalami hujan dan badai petir yang berpotensi menurunkan suhu.
Sumber : Antara
Baca juga : Gelombang Panas di Korea Selatan, 14 Orang Tewas







Comments