STARJOGA.COM, JOGJA – Kenaikan harga bahan pokok kembali dirasakan masyarakat, termasuk keluarga di Daerah Istimewa Yogyakarta. Harga telur, cabai, hingga ayam potong melonjak dalam beberapa pekan terakhir dan dinilai semakin membebani pengeluaran rumah tangga.
Ketua Komisi B DPRD DIY, Andriana Wulandari, mengungkapkan beberapa komoditas mengalami kenaikan signifikan. Pemerintah daerah pun didesak segera mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok.
“Pengawasan rantai pasok harus diperkuat agar tidak terjadi spekulasi dan penimbunan stok, sehingga bahan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat,” jelas Andriana dalam Program Bincang Parlemen Star FM, Kamis ( 19/02).
Andriana mengaku merasakan langsung dampak kenaikan harga tersebut sebagai ibu rumah tangga.
“Saya ini ibu rumah tangga, setiap dua hari sekali belanja langsung ke warung. Beberapa waktu lalu saya juga ke Pasar Bantul, memang ada kenaikan dan itu nyata,” ujarnya.
Menurut Andriana, kenaikan harga dipicu berkurangnya pasokan akibat gagal panen pada periode sebelumnya. Di sisi lain, permintaan pasar meningkat sehingga stok di pasaran menjadi terbatas.
“Barangnya sedikit, permintaannya banyak. Program MBG juga menjadi salah satu faktor karena suplai banyak terserap ke sana sehingga di pasar menjadi langka,” jelasnya.
Komisi B menegaskan akan segera berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk membahas langkah pengendalian harga dan penguatan distribusi bahan pokok di DIY.
“Kami akan berdiskusi dengan OPD terkait untuk memastikan stabilitas rantai pasok di DIY tetap aman dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” pungkas Andriana.
Melalui pengawasan yang intensif dan koordinasi lintas sektor, Komisi B DPRD DIY berharap lonjakan harga bahan pokok dapat segera dikendalikan, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika perekonomian saat ini.
Ia pun mengajak masyarakat untuk bijak dalam berbelanja selama ramadhan hingga idul fitri.
“Dengan pengawasan pemerintah yang diperkuat dan perencanaan belanja yang bijak di tingkat rumah tangga, diharapkan daya beli keluarga tetap terjaga meski harga bahan pokok sedang mengalami kenaikan,” tutupnya.
Baca juga : DPRD DIY Dukung Gerakan Lansia Tetap Produktif dan Sehat







Comments