STARJOGJA.COM,JOGJA – Penanganan berbagai masalah sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, hingga dunia usaha. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar berbagai program sosial dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Wakil Ketua DPRD DIY, Ir.Imam Taufik, menegaskan pentingnya kerja bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi persoalan sosial yang kompleks di DIY. Menurutnya, penanganan masalah sosial tidak bisa dilakukan secara parsial oleh satu pihak saja.
“Masalah sosial di DIY sangat beragam dan dinamis. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, masyarakat, dan sektor swasta agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Imam Taufik dalam program Bincang Parlemen DPRD DIY di radio Star FM.
Ia menambahkan, DPRD DIY berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan serta penganggaran yang berpihak pada kelompok rentan, sekaligus melakukan pengawasan agar program penanganan sosial berjalan sesuai tujuan.
” Di DIY itu sudah ada perda untuk menjamin pendidikan bagi penyandang disabilitas. Mereka juga harus sekolah baik di sekolah inklusi atau SLB. Ada juga pondok yang menampung disabilitas. Di tempat ini, mereka memberikan pendidikan ilmu agama dan juga ilmu lain seperti pertanian. sudah ada yang mentas. banyak kok yang bisa diakses agar mereka ini bisa juga mandiri,” terang Imam Taufik.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih SH., M.Si.menyampaikan Dinas Sosial terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam upaya penanganan masalah sosial. Kolaborasi ini mencakup pemerintah kabupaten/kota, lembaga sosial, komunitas, hingga dunia usaha.
“Penanganan masalah sosial membutuhkan pendekatan terpadu. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran aktif masyarakat, lembaga sosial, dan dunia usaha sangat dibutuhkan untuk menjangkau kelompok rentan secara lebih luas dan berkelanjutan,” kata Endang Patmintarsih.
Endang menjelaskan, berbagai program sosial yang dijalankan Dinas Sosial DIY diarahkan tidak hanya pada bantuan jangka pendek, tetapi juga pemberdayaan agar masyarakat dapat mandiri secara sosial dan ekonomi.
Melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, diharapkan penanganan masalah sosial di DIY dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan. Sinergi ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan DIY yang inklusif, berkeadilan, dan sejahtera.
“Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar berbagai program sosial dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” tutup Imam.







Comments