News

BLKK DIY Rayakan HUT ke-76 Perkuat Pengabdian untuk Masyarakat

0
BLKK DIY
BLKK DIY merayakan HUT ke 76 (BLKK DIY)

STARJOGJA.COM, Info – Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi (BLKK) DIY memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 dengan rangkaian kegiatan yang menitikberatkan pada pelayanan publik dan pengabdian nyata kepada masyarakat. Mengusung tema “Selaras dalam Pelayanan Nyata dalam Pengabdian”, peringatan tahun ini dirancang lebih sederhana dibanding tahun-tahun sebelumnya, namun tetap berdampak luas bagi masyarakat.

 

Kepala BLKK DIY, Mulia Kurniawati menjelaskan, peringatan HUT bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menegaskan kehadiran BLKK sebagai institusi pelayanan kesehatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, kegiatan HUT tahun ini banyak melibatkan warga sekitar serta masyarakat umum.

 

“Rangkaian kegiatan dimulai pada Jumat, 23 Januari 2026. Pada hari pertama, BLKK DIY menggelar kegiatan donor darah yang diikuti oleh 49 peserta dari masyarakat umum. Selain itu, pemeriksaan kesehatan gratis diberikan kepada 200 warga Kampung Ngadinegaran sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekitar. BLKK juga menyelenggarakan kursus memasak singkat atau baking class yang diikuti oleh 50 peserta, sebagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan,” katanya kepada Star FM Senin (26/1/2026).

 

Mulia mengatakan tidak hanya itu, dalam rangka HUT ke-76, BLKK DIY juga memberikan layanan kalibrasi alat kesehatan secara gratis kepada 50 Posyandu yang tersebar di lima kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Program ini menjadi langkah baru yang pertama kali dilaksanakan oleh BLKK DIY, sekaligus bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan dasar di tingkat masyarakat.

“Kalau yang kalibrasi gratis ini baru tahun ini,” katanya.

 

Mulia melanjutkan puncak peringatan HUT ke-76 BLKK DIY digelar pada Sabtu (24/1) lalu melalui kegiatan senam bersama yang diikuti sekitar 300 peserta. Kegiatan ini melibatkan masyarakat Mantrijeron, mitra kerja BLKK, serta berbagai pemangku kepentingan.

 

“Setelah senam terus dilanjutkan potong tumpeng lalu hiburan pembagian doorprize,” katanya.

 

Rangkaian peringatan HUT ke-76 akan ditutup pada Rabu (28/1/2026), melalui kegiatan temu pelanggan. Dalam forum ini, BLKK DIY mengundang mitra dan pelanggan untuk menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan sekaligus menjaring masukan sebagai bahan evaluasi dan pengembangan layanan ke depan.

“Temanya selaras dalam pelayanan nyata dalam pengabdian. Jadi memang kami itu menekankan bahwa kami sebagai penyelenggara pelayanan publik itu juga dalam menyelenggarakan pelayanan itu tuh harus memberikan pengabdian yang nyata kepada masyarakat dengan memberikan pelayanan yang berkualitas,” katanya.

Mulia mengatakan dalam menjalankan tugasnya, BLKK DIY  memiliki tiga layanan utama, yakni pelayanan laboratorium klinis, pemeriksaan lingkungan, serta kalibrasi alat kesehatan. Layanan laboratorium klinis meliputi berbagai pemeriksaan kesehatan seperti darah dan urine, sementara pemeriksaan lingkungan mencakup pengujian kualitas air bersih, air limbah, serta kualitas udara.

” Kalau untuk laboratorium klinis sama pemeriksaan lingkungan itu sebenarnya berimbang sih, sama-sama banyaknya,” katanya.

Sementara itu, layanan kalibrasi alat kesehatan merupakan layanan yang relatif baru di BLKK DIY, namun terus mengalami perkembangan. Pelanggan layanan kalibrasi berasal dari berbagai kalangan, mulai dari Puskesmas, rumah sakit, klinik, hingga masyarakat umum yang ingin memastikan keakuratan alat kesehatan pribadi seperti tensimeter digital.

“Jadi Puskesmas itu paling banyak, tapi juga rumah sakit ada, klinik-klinik gigi ada, masyarakat umum juga ada. Karena kan biasa masyarakat punya tensimeter digital gitu nggih yang  sudah banyak ya sekarang kalau orang-orang sepuh itu biasanya punya tensimeter sendiri. Nah, itu juga ada yang mengkalibrasikan ke kami. Jadi lumayan beragam juga pelanggannya,” katanya.

Peran BLKK DIY juga semakin strategis melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan DIY dan Kementerian Kesehatan. BLKK DIY dipercaya untuk mendukung berbagai program kesehatan pemerintah, di antaranya pemeriksaan HPV DNA untuk deteksi dini kanker serviks atau kanker leher rahim yang mencakup seluruh wilayah DIY.

” Jadi lima kabupaten kota DIY itu dilakukan pemeriksaan itu oleh puskesmas setempat, lalu sampelnya itu dikirimkan ke kami. Pembiayaannya oleh Dinas Kesehatan. Jadi kami melakukan pemeriksaan HPV DNA untuk kanker serviks itu untuk deteksi kanker serviks,” katanya.

Tidak hanya itu, Mulia menagatakan jika BLKK DIY juga berperan dalam melakukan  pemeriksaan laboratorium untuk air, sampel makanan dalam rangka SLHS atau  Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi seperti di SPPG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. BLKK DIY juga dipercaya Kementerian Kesehatan menjadi lab rujukan untuk campak dan rubella.

“Tahun 2025 kemarin ada peningkatan kasus ya untuk campak dan rubella. Nah, itu kami menjadi lab rujukan untuk wilayah DIY dan beberapa wilayah di Jawa Tengah itu juga masuk ke kami untuk pemeriksaan campak dan rubella. Jadi menjadi bentuk kemitraan kami dengan Dinas Kesehatan dan juga dengan Kementerian Kesehatan,”katanya.

Selain itu, BLKK juga berperan dalam pemeriksaan laboratorium untuk sertifikasi laik higiene sanitasi bagi usaha jasa boga serta menjadi laboratorium rujukan campak dan rubella untuk wilayah DIY dan beberapa daerah di Jawa Tengah.

 

Melalui tema “Selaras dalam Pelayanan Nyata dalam Pengabdian”, Mulia menegaskan komitmennya sebagai penyelenggara pelayanan publik yang tidak hanya berorientasi pada kualitas layanan, tetapi juga pada nilai pengabdian dan integritas. Setiap pelayanan yang diberikan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung program pembangunan kesehatan daerah dan nasional.

 

“Kami berharap memang hadirnya BLKK itu bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar maupun masyarakat luas. Kami berkomitmen untuk selalu meningkatkan pelayanan nggih. Kami akan selalu berusaha untuk mengembangkan pelayanan. Jadi dari beberapa kali temu pelanggan itu kan memang ada beberapa aspirasi yang kemudian kami terima. Ternyata masyarakat membutuhkan layanan ini, masyarakat membutuhkan layanan ini. Nah, itu yang kemudian kami rencanakan ke depannya untuk mengembangkan pelayanan agar bisa memenuhi kebutuhan yang ada di masyarakat,” kata Mulia.

 

Mulia berharap ke depan BLKK DIY dapat terus mengembangkan layanan berdasarkan aspirasi masyarakat dan pelanggan. Selain peningkatan kapasitas layanan, BLKK DIY juga menegaskan komitmen terhadap penerapan nilai-nilai integritas dan transparansi, termasuk kepatuhan terhadap ketentuan tarif layanan sesuai regulasi yang berlaku.

 

“Harapannya memang nanti kami terus bisa mengembangkan pelayanan, jadi ada selalu ada progres ke depannya. Terus juga kami berkomitmen untuk menjaga nilai-nilai integritas. Jadi apa yang kemudian kami bebankan, biaya yang kami bebankan kepada masyarakat adalah memang biaya yang sudah diatur dalam peraturan. Jadi kalau ada pungutan biaya di luar itu maka bisa dilaporkan kepada kami, karena kami ber ee berkomitmen untuk menerapkan nilai-nilai integritas sesuai predikat yang sudah kami peroleh. Jadi kami dari Kementerian ini PANRB itu sebagai wilayah birokrasi bersih dan melayani. Nomor aduan ada di media sosial kami,” ujarnya.

 

Baca juga : Malam Minggu Ini BLKK DIY Gelar Pagelaran Ketoprak Sireping Pageblug

Bayu

Mau Menginap di Hotel Pertama di Bulan 

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News