HealthLifestyle

Tips Mencegah Terjadi Ambeien dengan Menjaga Pola Makan

0
tur toilet kloset duduk mencegah ambeien
kloset duduk (jibi)
STARJOGJA.COM, Info – Wasir atau ambeien (hemoroid) menurut dokter spesialis bedah umum lulusan Universitas Indonesia dr. Franky Mainza Zulkarnain, Sp. B dapat dicegah. Mencegah ambeien dengan menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat serta menjaga agar tekanan dalam anus tetap stabil.
Pembuluh darah akan melebar dan darah dapat menumpuk serta membentuk benjolan lunak yang tidak normal di area anus. Benjolan tersebut terjadi karena adanya pembesaran pembuluh darah vena yang berisi darah.
“Wasir ini paling sering disebabkan gaya hidup, jarang makan sayur, duduk terlalu lama,” kata Franky dalam temu media di Jakarta, Senin.
Franky mengatakan salah satu penyebab munculnya benjolan ambeien adalah mengonsumsi makanan rendah serat dan memicu tekanan dalam anus jadi meningkat.
Misalnya seperti buah durian, nanas, minuman berakohol, dan makanan pedas yang mengandung gas dan dapat memicu perut peningkatan kontraksi otot pencernaan yang mendorong makanan lebih cepat keluar melalui saluran cerna (hiperperistaltik).
“Jadi gerakan di usus menjadi cepat dan tekanan pada anus menjadi tinggi. Dia (anus) akan berusaha cepat mengeluarkan, cuma perjalanan (untuk BAB) kan enggak semudah itu,” ujar dokter yang praktik di Rumah Sakit Pondok Indah-Puri Indah itu.
Terkait dengan makanan pedas, Franky menjelaskan bahwa terlalu banyak mengonsumsinya dapat menyebabkan diare yang berkepanjangan. Kebiasaan ini dapat memicu tekanan dalam anus turut menjadi tinggi layaknya tubuh diberi obat fiber untuk mengatasi sembelit.
Apalagi orang Asia sangat gemar makan pedas, sehingga menurutnya kasus-kasus ambeien akan menjadi hal yang mudah untuk ditemukan di kawasan tersebut.
Selain itu, kurang makan sayur-sayuran yang kaya akan serat disebutnya juga dapat menjadi pemicu ambeien.
Tubuh yang kekurangan asupan serat, katanya, akan membuat feses menjadi keras dan memaksa anus mengejan lebih kuat.
Sumber : Antara
Bayu

Tren Penggunaan Pakaian Tahun 2026

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Health