STARJOGJA.COM, Info – Anak muda sering mengalami insomnia karena berbagai alasan mulai dari aktivitas padat, tekanan akademik atau pekerjaan. Insomnia sendiri termasuk gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan memulai tidur, sering terbangun di malam hari, atau bangun terlalu pagi dan sulit tidur kembali. Akibatnya, meskipun durasi tidur terasa cukup, tubuh tetap merasa lelah dan tidak segar saat bangun.
Padahal, kebutuhan tidur setiap orang sudah memiliki standar yang dianjurkan sesuai usia.
Mengutip laman resmi Kementerian Kesehatan RI, remaja usia 12–18 tahun disarankan tidur selama 8–9 jam per hari, sementara orang dewasa usia 18–40 tahun membutuhkan sekitar 7–8 jam tidur agar tubuh tetap sehat dan bugar. Namun sebenarnya, tidak semua orang mampu memenuhi kebutuhan tidur tersebut.
Sebagian hanya mengalami insomnia jangka pendek akibat stres atau kejadian tertentu, tetapi ada pula yang harus berhadapan dengan insomnia kronis yang berlangsung selama tiga bulan atau lebih dan memerlukan perhatian khusus. Insomnia dapat dipicu oleh berbagai faktor yang sering tidak disadari. Pada anak-anak hingga remaja, kebiasaan tidur dan kondisi emosional menjadi penyebab yang cukup dominan.
Beberapa penyebab insomnia yang umum, yakni:
– Kebiasaan tidur tertentu, seperti tidak bisa tidur tanpa ditemani atau tanpa suara musik.
– Perilaku sebelum tidur yang kurang sehat, misalnya terlalu lama menatap layar ponsel atau kurang melakukan aktivitas tenang sebelum tidur.
– Masalah emosional, seperti stres, kecemasan, atau depresi pada anak maupun remaja.
– Faktor lingkungan, seperti kamar yang panas, bising, atau tidak nyaman.
– Kondisi medis tertentu, seperti asma, eksim, sleep apnea, atau sindrom kaki gelisah.
– Penyakit yang mengganggu tidur, misalnya flu atau infeksi telinga.
– Penggunaan obat-obatan tertentu yang membuat tubuh lebih waspada.
– Konsumsi kafein berlebihan dari kopi, teh, cokelat, minuman bersoda, atau minuman energi.
Dari sisi gejala, insomnia tidak hanya terlihat dari sulit tidur di malam hari. Dampaknya sering terasa sepanjang hari dan memengaruhi aktivitas harian.
Gejala insomnia yang sering muncul meliputi:
– Sulit memulai tidur atau sering terbangun di malam hari.
– Bangun terlalu pagi dan tidak bisa tidur kembali.
– Merasa lelah, mengantuk, atau tidak segar di siang hari.
– Mudah marah, cemas, atau merasa sedih tanpa sebab jelas.
– Sulit fokus, mudah lupa, dan sering melakukan kesalahan.
– Terus-menerus merasa khawatir soal tidur.
Sumber : Bisnis
Baca juga : Kenali, Ini Penyebab Insomnia







Comments