STARJOGJA.COM,SLEMAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman secara agresif mendorong konversi Penerangan Jalan Umum (PJU) dari skema kontrak daya menuju sistem meterisasi.
Heri Kuntadi, A.P.,M.T, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, menjelaskan Langkah strategis ini ditempuh untuk meningkatkan efisiensi fiskal, akurasi, dan transparansi dalam pengelolaan tagihan listrik PJU yang selama ini membebani anggaran daerah secara signifikan.
Potensi penghematan dari konversi kontrak daya ke meterisasi sangat besar, mendorong pemerintah daerah untuk mengevaluasi dan mengalihkan skema yang membebani keuangan daerah tersebut.
Total tagihan listrik PJU Sleman saat ini mencapai sekitar Rp 45,6 miliar per tahun, dan efisiensi energi menjadi target utama kebijakan ke depan. Sleman Beralih ke Meterisasi PJU, Langkah Strategis Tekan Anggaran
Data sementara per Agustus 2025 menunjukkan adanya ketimpangan biaya yang mencolok antara kedua skema tersebut. Meskipun hanya 119 ID pelanggan atau 4,6% yang masih menggunakan kontrak daya, namun beban tagihannya mencapai Rp 2,65 miliar atau sekitar 70% dari total tagihan PJU bulanan Sleman.
Sebaliknya, 2.453 ID pelanggan (95,4%) yang telah dimeterisasi hanya menyumbang Rp 1,14 miliar atau 30% dari total biaya, meskipun memiliki daya terpasang yang lebih besar.
Heri Kuntadi, mengatakan Program prioritas bertajuk “Sleman Dalane Padang” (Jalan Sleman Terang) menjadi payung hukum bagi upaya standardisasi dan efisiensi ini.Sleman Beralih ke Meterisasi PJU, Langkah Strategis Tekan Anggaran
“Selain meterisasi, Pemkab Sleman juga menerapkan penggunaan lampu LED hemat energi dan sistem kendali otomatis untuk seluruh titik baru guna memastikan keawetan dan efisiensi jangka panjang,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya langkah ini untuk pengawasan anggaran yang lebih baik.
“Kami sedang melakukan survei primer secara menyeluruh, termasuk verifikasi lapangan dan pemetaan spasial, untuk mendapatkan angka final kebutuhan PJU yang lebih presisi,” ujar Heri Kuntadi.
Baca juga : Sleman Harus Jadi Rumah Aman untuk Anak dan Perempuan







Comments