Flash InfoLifestyle

Ragam Penyakit Pasca Banjir dan Cara Mencegahannya

0
banjir
banjir

STARJOGJA.COM, Info – Akhir tahun kerap menjadi periode dengan curah hujan tinggi di berbagai wilayah Indonesia, sehingga beberapa daerah rawan mengalami banjir cukup parah. Salah satu wilayah yang saat ini terdampak adalah Sumatra dan Aceh yang juga mengalami longsor.

Saat banjir terjadi, banyak warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman. Langkah ini diambil untuk menghindari risiko air yang terus meninggi dan membahayakan keselamatan.

Namun, di balik proses evakuasi tersebut muncul ancaman kesehatan baru yang disebabkan oleh lingkungan lembap dan genangan air yang sulit dikendalikan. Kondisi ini membuat masyarakat lebih rentan tertular berbagai penyakit.

Genangan air kotor pasca banjir menjadi tempat berkembangnya kuman penyebab penyakit yang mudah menular. Risiko ini semakin besar ketika masyarakat kesulitan memperoleh air bersih dan fasilitas sanitasi memadai.

Dilansir dari BMKG, puncak musim hujan 2025/2026 diperkirakan terjadi lebih awal dari biasanya. Oleh karena itu, kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah dampak kesehatan yang lebih luas.

Salah satu penyakit umum yang muncul pasca banjir adalah diare yang ditularkan melalui makanan atau air yang terkontaminasi bakteri, virus, maupun parasit. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja yang mengonsumsi makanan atau minuman tidak higienis.

Demam Berdarah Dengue (DBD) juga menjadi ancaman karena nyamuk Aedes aegypti berkembang biak di genangan air. Penyakit ini memiliki risiko tinggi dan memerlukan pemantauan cepat.

Selain itu, leptospirosis dapat terjadi akibat bakteri Leptospira yang masuk melalui luka atau selaput lendir ketika seseorang kontak dengan air tercemar. Penyakit ini sering menyerang warga yang beraktivitas langsung di wilayah banjir.

Lingkungan lembap juga memicu penyakit kulit seperti jamur, kurap, dan iritasi akibat kontak dengan air kotor. Kondisi tersebut menyebabkan rasa gatal, peradangan, dan ketidaknyamanan pada kulit.

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi penyakit lain yang patut diwaspadai karena virus atau bakteri mudah berkembang di lingkungan tidak sehat. Penderitanya biasanya mengalami batuk, pilek, hingga sesak napas.

Untuk mencegah penyakit pasca banjir, masyarakat perlu menjaga kebersihan diri dan tetap waspada. Salah satunya dengan selalu mencuci tangan dan kaki menggunakan air bersih dan sabun setelah kontak dengan genangan air.

Selain itu, hindari terkena air banjir dalam waktu terlalu lama terutama bagi yang memiliki luka terbuka agar tidak terjadi infeksi. Penggunaan sepatu bersol keras dan sarung tangan juga dianjurkan bagi warga yang berada di wilayah terdampak banjir.

Orang tua juga disarankan mencegah anak-anak bermain di area banjir karena air tidak bersih dan berbahaya bagi kesehatan mereka. Ketika rasa gatal mulai muncul, penggunaan antiseptik dapat membantu meredakan gejala.

Penulis: Syiam Safira

Sumber : Bisnis.com

baca juga: BNPB Ingatkan Waspada Banjir di Musim Peralihan

Berikut Pola Hidup yang Membahayakan Hati Anda

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Flash Info