Lifestyle

Sewa Tas Dior dan Chanel Laris Jelang Lebaran

0
tas Dior
tas Dior (antara)

STARJOGJA.COM, Info – Platform sewa tas bermerek Lavergne.id mengungkapkan bahwa tas dari Dior dan Chanel menjadi yang paling banyak diminati masyarakat untuk disewa menjelang Lebaran. Tren ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat tampil stylish tanpa harus membeli barang mewah.

“Merek yang biasanya disewakan adalah Chanel dan Dior karena keduanya memiliki tipe tas klasik dan banyak peminatnya,” kata tim Sales dan Marketing Lavergne.id Edha Clarissa saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat (20/3/2026).

Clarissa menyebut mayoritas penyewa berasal dari kalangan profesional berusia sekitar 30 tahunan. Harga sewa tas yang ditawarkan bervariasi tergantung jenis dan kondisi tas yang dipilih.

“Harga yang ditawarkan bisa mulai dari Rp300 ribu sampai Rp1,5 juta untuk sekali sewa, tergantung tipe merek dan kondisi tas,” ujarnya.

Menjelang Lebaran, omzet penyewaan tas bermerek ini bahkan bisa mencapai angka yang cukup signifikan. Tingginya minat tersebut mendorong penyedia jasa untuk lebih selektif dalam melayani konsumen.

“Omzet bisa mencapai sekitar Rp100 juta hingga Rp150 juta menjelang Lebaran, namun kami juga melakukan screening ketat dan memberlakukan sistem deposito untuk mengantisipasi risiko,” jelas Clarissa.

Sementara itu, Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jakarta menilai fenomena ini sebagai bentuk adaptasi gaya hidup masyarakat yang semakin cerdas. Konsumen kini dinilai lebih rasional dalam mempertimbangkan nilai guna suatu produk.

“Kami melihat ini sebagai bentuk adaptasi gaya hidup yang cerdas. Konsumen sekarang semakin kritis dan mempertimbangkan value for money,” kata Ketua APPMI Jakarta Dana Duriyatna.

Dana menambahkan, masyarakat mulai beralih dari membeli barang mahal yang jarang digunakan ke opsi sewa yang lebih efisien. Hal ini dinilai mencerminkan kedewasaan dalam mengelola anggaran tanpa mengorbankan penampilan.

“Alih-alih membeli barang mahal yang mungkin hanya dipakai satu atau dua kali, mereka memilih menyewa agar tetap tampil prima dengan biaya yang lebih terukur,” ujarnya.

Ia juga menilai tren ini berpotensi mendukung praktik fesyen berkelanjutan. Konsep sewa dinilai sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular karena memperpanjang masa pakai produk.

“Dengan menyewa, satu produk bisa digunakan oleh banyak orang secara bergantian, sehingga membantu menekan produksi berlebih dan mengurangi limbah fesyen,” kata Dana.

Sumber : Antara

Baca juga : Outfit Raisa di Paris Fashion Week 2026

Bayu

Ketupat Lebaran Tetap Jadi Tradisi, Ini Inspirasi Menu Variasi untuk Sajian Keluarga

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle