Lifestyle

Ketupat Lebaran Tetap Jadi Tradisi, Ini Inspirasi Menu Variasi untuk Sajian Keluarga

0
ketupat lebaran
ketupat lebaran (ist)

STARJOGJA.COM, Info – Ketupat seakan tidak pernah absen dalam tradisi kuliner saat Hari Raya Idul Fitri. Hidangan berbahan dasar beras yang dibungkus janur ini menjadi simbol kuat kebersamaan dan budaya yang terus dijaga masyarakat Indonesia.

“Ketupat Lebaran tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi juga memiliki makna budaya yang kuat sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur,” ujar Chef de Partie Arif Saripudin.

Dalam perayaan Lebaran, ketupat biasanya disajikan bersama berbagai lauk seperti opor ayam, rendang, sambal goreng kentang, hingga tempe orek. Kombinasi ini menghadirkan cita rasa khas yang selalu dinantikan setiap tahunnya.

“Tahun ini kami menyajikan menu spesial khas Lebaran dengan cita rasa autentik dan sentuhan berbeda yang tetap cocok untuk berbagai kalangan,” kata Arif.

Beragam inovasi pun mulai dihadirkan untuk memberikan variasi dalam sajian Lebaran tanpa meninggalkan rasa tradisional. Salah satunya adalah ketupat dengan pelengkap seperti kentang balado udang, telur pindang, hingga sambal kacang.

“Opor ayam yang gurih berpadu dengan kuah kari lontong memberikan sensasi rasa yang tetap lekat dengan suasana Lebaran,” ujarnya.

Selain ketupat, menu alternatif seperti lontong sayur ikan bilis juga bisa menjadi pilihan bagi keluarga. Hidangan ini menawarkan perpaduan rasa gurih dengan tambahan ikan bilis yang memberikan tekstur dan rasa asin yang khas.

“Sambal ikan bilis pada menu ini tidak terlalu pedas sehingga tetap bisa dinikmati oleh semua kalangan, termasuk anak-anak,” kata Arif.

Variasi menu lainnya adalah ayam berbumbu kayu manis yang menghadirkan perpaduan rasa gurih dan manis dari rempah. Olahan ini memberikan sensasi berbeda dibandingkan hidangan ayam pada umumnya.

“Sentuhan kayu manis menjadi kunci yang memberikan karakter unik pada menu ini,” ujarnya.

Tak hanya hidangan utama, sajian pelengkap seperti tahu goreng kremes juga menjadi favorit saat Lebaran. Tekstur renyah di luar dan lembut di dalam membuat hidangan ini cocok dinikmati bersama keluarga.

“Tahu kremes disajikan dengan serbuk balado sehingga menambah cita rasa gurih dan sedikit pedas,” kata Arif.

Di tengah dominasi makanan bersantan, menu sayuran seperti brokoli garlic hadir sebagai penyeimbang. Hidangan ini menawarkan rasa ringan dengan aroma bawang putih yang khas.

“Menu ini bisa menjadi alternatif yang menyegarkan setelah menikmati hidangan bersantan,” ujarnya.

Untuk minuman, pilihan seperti teh leci dan es cincau menjadi pelengkap yang menyegarkan. Keduanya membantu menetralisir rasa setelah menyantap hidangan berat khas Lebaran.

“Minuman segar sangat penting untuk menyeimbangkan rasa setelah menikmati berbagai hidangan Lebaran,” kata Arif.

Dengan berbagai variasi menu tersebut, sajian Lebaran tidak hanya mempertahankan tradisi, tetapi juga menghadirkan inovasi yang membuat momen berkumpul bersama keluarga semakin berkesan.

Sumber : Antara

Baca juga : Makna Tradisi Unik Lebaran di Indonesia

Bayu

Jambu Kristal Jadi Buruan Pemudik di Jalur Pansela Menuju Yogyakarta

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle