STARJOGJA.COM, Info – Mengatur waktu istirahat saat bulan puasa Ramadan sangat penting agar tidak mengalami kurang tidur. Sebab menurut Dokter spesialis neurologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI RSCM) Astri Budikayanti kurang tidur dapat mengakibatkan kelelahan dan memicu peningkatan nafsu makan sehingga meningkatkan risiko obesitas.
Astri menjelaskan kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar sehingga seseorang cenderung lebih sering merasa ingin makan.
“Ketika kita kurang tidur, tubuh membutuhkan energi lebih. Akibatnya hormon yang memicu rasa lapar meningkat, sehingga kita jadi ingin makan terus,” katanya Dalam diskusi kesehatan yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin (16/3/2026).
Ia mengatakan kondisi tersebut dapat menjadi salah satu faktor yang membuat berat badan meningkat apabila terjadi dalam jangka waktu lama.
Karena itu, menjaga pola tidur yang cukup juga menjadi salah satu bagian penting dalam upaya menjaga berat badan.
Menurut Astri, orang dewasa umumnya membutuhkan waktu tidur minimal enam jam setiap malam, sementara durasi ideal berkisar tujuh hingga delapan jam.
Ia juga menjelaskan bahwa kualitas tidur sangat dipengaruhi oleh fase-fase tidur yang terjadi sepanjang malam.
Pada paruh pertama malam, tubuh biasanya memasuki fase tidur dalam yang berfungsi memulihkan otak setelah aktivitas sepanjang hari.
Sementara pada paruh kedua malam, tubuh lebih banyak memasuki fase Rapid Eye Movement atau REM yang berperan dalam proses pemulihan memori dan fungsi kognitif.
“Kalau fase tidur ini terganggu, seseorang bisa bangun dalam keadaan tidak segar atau bahkan merasa seperti belum tidur,” ujarnya.
Ia menambahkan gangguan kualitas tidur juga dapat berdampak pada kemampuan berpikir dan mengingat.
Karena itu, Astri mengimbau masyarakat untuk menjaga pola tidur yang konsisten serta menghindari kebiasaan yang dapat mengganggu kualitas tidur, seperti begadang atau penggunaan perangkat elektronik secara berlebihan sebelum tidur.
Sumber : Antara
Baca juga : Hubungan antara kurang tidur dan hipertensi pada wanita.






Comments