STARJOGJA.COM, Info – Psikiater Subspesialis Psikiatri Adiksi Kristiana Siste Kurniasanti menyampaikan sejumlah tanda anak mengalami kecanduan gim maupun gawai secara berlebihan. Salah satu tanda paling jelas adalah kehilangan kontrol dalam penggunaan perangkat tersebut.
“Adiksi (kecanduan) gim, gawai itu sama saja, dia kehilangan kontrol akan penggunaan hal tersebut. Bangun tidur langsung main gim, ketika tidur enggak mau karena main gim,” kata Kristiana dalam wawancara eksklusif dengan ANTARA di Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Kepala Departemen Psikiatri di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo itu menjelaskan perilaku kecanduan biasanya tetap dilakukan meskipun sudah menimbulkan dampak merugikan.
Ia mencontohkan anak yang tetap bermain gim walau dimarahi orang tua, prestasi sekolah menurun, hingga melakukan tindakan ekstrem seperti mencuri uang untuk membeli item dalam gim.
Pada beberapa kasus, anak bahkan tetap bermain gim meskipun tindakan tersebut membuat orang tuanya mengalami kerugian secara finansial.
“Jadi prioritas dia main gim, sudah adiksi, kecanduan,” ujar dia.
Kristiana menekankan pentingnya kesadaran orang tua dalam menghadapi masalah kecanduan gim pada anak. Ia menyebut masih ada anggapan di masyarakat bahwa kecanduan gim lebih baik dibanding kecanduan narkoba, padahal keduanya sama-sama berdampak pada kondisi otak, sosial, maupun fisik.
Menurutnya, anak yang kecanduan gim sering kali tidak menyadari dirinya mengalami masalah tersebut. Gim dianggap menyenangkan dan kerap menjadi pelarian dari kehidupan sehari-hari sekaligus ruang bagi anak membentuk identitas yang diinginkan melalui karakter avatar di dalam permainan.
Karena itu, Kristiana menyarankan orang tua segera mencari bantuan profesional apabila melihat tanda-tanda kecanduan pada anak.
“Orang tua harus membantu, meminta pertolongan profesional karena belum tentu anaknya itu menyadari itu kecanduan. Sulit untuk membangun insight anak bahwa ini kecanduan karena gim itu begitu menyenangkan buat dia,” kata Kristiana.
Sumber : Antara







Comments