STARJOGJA.COM, Info – Perencana keuangan Rista Zwestika CFP WMI membagikan kiat mengelola tunjangan hari raya (THR) di tengah ketidakpastian global yang berpotensi memicu kenaikan harga energi dan pangan.
Di tengah situasi geopolitik global yang belum stabil, masyarakat diimbau lebih bijak dalam menggunakan dana THR agar tetap memberikan manfaat jangka panjang bagi kondisi keuangan keluarga.
“Saya biasa menyarankan masyarakat memakai prinsip sederhana yaitu THR sama dengan 3P. Prioritas, proteksi, dan perayaan,” kata duta literasi keuangan syariah Otoritas Jasa Keuangan itu kepada ANTARA pada Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan, penggunaan dana THR sebaiknya diprioritaskan untuk kebutuhan utama yang berkaitan dengan perayaan Idul Fitri, seperti membayar zakat, biaya mudik, serta memenuhi kebutuhan keluarga selama hari raya.
Selain itu, sebagian dana THR juga disarankan untuk disisihkan sebagai dana darurat guna memperkuat proteksi keuangan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.
“Jika dana darurat belum ideal dengan minimal 6-12 bulan dari pendapatan, maka sebagian THR memang sebaiknya dialokasikan untuk memperkuat dana darurat, karena di masa ketidakpastian, cash buffer (cadangan uang tunai) seringkali lebih penting daripada gaya hidup sesaat,” ia menjelaskan.
Rista juga menyarankan agar sebagian dana THR dimanfaatkan untuk investasi pada instrumen yang relatif stabil dan berisiko rendah seperti emas, Surat Berharga Negara (SBN), maupun reksa dana.
Meski demikian, ia menilai masyarakat tetap dapat menggunakan sebagian dana THR untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Namun, alokasi dana untuk perayaan tersebut sebaiknya dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan.
Sumber : antara
Baca juga : Ini Cara Menyiasati Uang THR agar Lebih Bermanfaat







Comments