STARJOGJA.COM, Info – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menyentuh bayi maupun anak-anak saat berkumpul, terutama menjelang libur Idul Fitri, guna mencegah penularan penyakit campak.
Pelaksana tugas Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni mengatakan kebiasaan menyentuh bayi atau balita saat berkumpul bersama keluarga sebaiknya dikurangi karena berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit.
“Kebiasaan asal sentuh bayi maupun balita begitu saat kita kumpul-kumpul, terutama saat lebaran sebaiknya memang dikurangi atau bahkan dihindari karena risiko penularan tinggi,” kata Andi dalam konferensi pers pembaruan kasus campak di Indonesia yang digelar secara daring dari Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat yang mengalami gejala campak untuk tidak menghadiri kegiatan berkumpul atau berada di tempat keramaian guna mencegah penularan kepada orang lain.
Individu yang mengalami demam disertai ruam kemerahan disarankan segera melakukan isolasi mandiri dan menghindari kontak dengan orang sehat.
“Khusus kepada individu yang memiliki gejala demam, ada tanda-tanda suspek campak, seperti ruam, kemerahan, sebaiknya tidak kumpul-kumpul, kemudian tidak pergi ke tempat-tempat, termasuk tidak pergi ke tempat-tempat wisata dan juga ke tempat-tempat keramaian lainnya, sebaiknya di rumah saja seperti begitu,” tegas Andi.
Menurutnya, tren peningkatan kasus campak dalam beberapa tahun terakhir kerap berkaitan dengan momen libur panjang yang memicu aktivitas berkumpul masyarakat.
“Kami perhatikan di sini ada hubungan antara kejadian kasus ini dengan adanya perayaan-perayaan yang bersifat berkumpul. Kami lihat tren selama 5 tahun terakhir. Kasus cenderung mulai meningkat pada awal tahun, ya, kemudian menurun begitu, dan kemudian akan naik lagi pada sekitar bulan Agustus, September, Oktober, November,” imbuhnya.
Karena itu, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika anggota keluarga, khususnya anak-anak, mengalami gejala campak serta mengurangi kontak dengan orang lain untuk mencegah penyebaran penyakit.
“Apabila ada anggota keluarga, anak sakit, maka segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan. Kurangi kontak dengan orang sehat untuk mencegah penularan,” ujarnya.
Sumber : antara







Comments