Kota JogjaNews

Fathers Matter Tonjolkan Peran Ayah dalam Membangun Generasi Berkarakter dan Setara

0
father matter

STARJOGJA.COM,JOGJA – Fathers Matter Tonjolkan Peran Ayah dalam Membangun Generasi Berkarakter dan Setara.  Peran ayah dalam keluarga semakin mendapat perhatian dalam upaya membangun generasi yang berkarakter dan setara. Keterlibatan ayah bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi penting dalam pembentukan kepercayaan diri, kemandirian, dan kematangan emosi anak.

Imam Karyadi Aryanto, Fungsional Perencana Ahli Muda di Bapperida DIY, menyampaikan bahwa kehadiran ayah secara nyata memiliki dampak besar terhadap perkembangan psikologis anak.

“Ketika ayah hadir secara nyata, baik secara fisik maupun dengan perhatian, pelukan, pujian, dan waktu berkualitas, anak merasa dirinya penting dan berharga. Dari sinilah rasa percaya diri tumbuh,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan sederhana seperti memberi semangat, mengajak anak mencoba hal baru, atau membiarkan anak belajar dari kesalahan tanpa menghakimi merupakan proses pembelajaran penting. Anak belajar bahwa ia mampu menghadapi tantangan hidup.

“Ketika ayah memberi tanggung jawab kecil dan percaya pada kemampuan anak, kemandirian pun terbentuk secara alami. Dukungan seperti ini membuat anak lebih berani, lebih tenang menghadapi tantangan, dan lebih yakin pada dirinya sendiri—bekal kuat untuk melangkah hingga dewasa,” tambahnya.

Sementara itu, Taat Setyabudi, M.Pd., Direktur Suluh Sasmita Learning Center menyoroti pentingnya pola komunikasi ayah dengan anak, khususnya pada masa remaja. Ia menjelaskan bahwa cara ayah berbicara, mendengar, dan merespons anak sangat memengaruhi pembentukan karakter.

“Cara ayah berkomunikasi dengan anak sangat membentuk karakter remaja, karena dari situlah anak belajar tentang nilai, tanggung jawab, dan cara mengelola emosi. Saat ayah mau mendengar, berdialog dengan hangat, dan tetap tegas dengan penuh kasih, remaja tumbuh lebih percaya diri, terbuka, dan matang dalam mengambil keputusan,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa pola komunikasi yang penuh kritik, otoriter, satu arah, dan minim dialog justru menciptakan jarak emosional antara ayah dan anak. Terlebih, orang tua perlu memahami bahwa generasi saat ini memiliki karakteristik berbeda.

“Pahamilah perkembangan anak yang tumbuh menjadi remaja. Apalagi Generasi Alpha saat ini tentu berbeda dengan orang tuanya yang milenial. Pendekatannya tidak bisa disamakan,” tegasnya.

Menurunya, membangun generasi berkarakter dan setara dimulai dari rumah, dengan keterlibatan aktif kedua orang tua. Peran ayah yang hangat, suportif, dan komunikatif menjadi kunci dalam menumbuhkan anak yang percaya diri, mandiri, serta memiliki kecerdasan emosional yang baik.

Film “Bumi Manusia” akan hadir dalam versi extended

Previous article

5 Kalurahan di  Sleman Bakal Gelar Pemilihan Lurah Antar Waktu

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kota Jogja