STARJOGJA.COM, INFO – Menghadapi anak saat kondisi tubuh lelah atau emosi tidak stabil bisa membuat orang tua mudah terpancing.Psikolog ini punya tips jaga emosi hadapi anak.
Psikolog Klinis Remaja dan Dewasa, Nena Mawar Sari, membagikan beberapa tips sederhana agar orang tua tetap bisa mengontrol emosi dan menghindari reaksi impulsif yang bisa disesali kemudian hari.
Menurut Nena, salah satu cara paling efektif adalah dengan memberi jeda dan menyadari kondisi emosi diri sendiri sebelum merespons anak.
“Biasanya saat lapar, marah, kesepian, atau capek, emosi kita lebih mudah terpancing. Karena itu penting untuk berhenti sejenak dan mengenali emosi yang sedang dirasakan,” jelasnya.
Kenali Kondisi Emosi dengan Metode HALT. Nena menjelaskan bahwa kondisi emosional orang tua sering dipengaruhi oleh empat hal yang dikenal dengan istilah HALT, yaitu Hungry (lapar), Angry (marah). Lonely (kesepian) dan Tired (lelah).
“Keempat kondisi tersebut bisa membuat seseorang lebih sensitif dan mudah bereaksi berlebihan, termasuk kepada anak,” terangnya.
Situasi ini juga sering dirasakan saat bulan puasa. Tubuh yang lemas akibat penurunan gula darah ditambah aktivitas rumah tangga seperti memasak bisa membuat energi cepat habis dan emosi lebih sulit dikendalikan.
Nena menegaskan bahwa orang tua tidak harus selalu langsung merespons anak. Menunda pembicaraan sampai kondisi lebih tenang justru bisa menjadi pilihan yang lebih sehat.
Langkah sederhana seperti ini dapat membantu orang tua menghindari tindakan impulsif yang berpotensi melukai perasaan anak.
Selain mengelola emosi, orang tua juga membutuhkan dukungan emosional dan pembagian peran yang adil dalam keluarga. Pengasuhan anak sebaiknya tidak dibebankan hanya kepada satu pihak saja.
Berdiskusi dengan pasangan tentang pembagian tugas rumah tangga dan pengasuhan juga penting agar masalah tidak dipendam sendiri.
Menurut Nena, setiap anggota keluarga sebaiknya memiliki peran yang seimbang sesuai kemampuan masing-masing.
Dengan pengelolaan emosi yang baik dan dukungan keluarga yang cukup, orang tua bisa menciptakan suasana rumah yang lebih sehat — bukan hanya untuk anak, tetapi juga untuk diri sendiri.
Baca juga : Sedang Marah? Jangan Konsumsi Ini!







Comments