STARJOGJA.COM, JOGJA – RS Pratama Yogyakarta terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit yang mendekatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Berlokasi di Jl. Kolonel Sugiyono No. 98, kawasan Mergangsan, Kota Yogyakarta, rumah sakit tipe D ini hadir untuk melengkapi layanan RSUD yang sudah ada serta menjawab kebutuhan kesehatan warga, tanpa membatasi akses hanya untuk masyarakat Jogja dan masyarakat sekitarnya.
Direktur RS Pratama Yogyakarta, Bayu Subagja, menjelaskan bahwa meskipun berstatus rumah sakit tipe D, fasilitas ini didukung dokter spesialis yang siap memberikan konsultasi dan tindakan medis yang lebih spesifik.
“Kami terus meningkatkan kualitas layanan, termasuk menghadirkan CT Scan dan kini sudah tersedia ICU,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan rumah sakit saat ini cukup kompleks, terutama terkait regulasi layanan rumah sakit yang terus berkembang. Karena itu, RS Pratama mengutamakan unsur keselamatan (safety) pasien sekaligus menghadirkan pengalaman terbaik saat masyarakat mengakses layanan kesehatan.
Selain memberikan pelayanan profesional, rumah sakit ini juga berkomitmen melayani dengan ramah dan sepenuh hati. Tenaga medis tak hanya fokus pada tindakan kuratif, tetapi juga membantu memanajemen keluhan kesehatan pasien serta memberikan edukasi efektif mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama masa perawatan.
Memasuki tahun 2026, RS Pratama Yogyakarta memperkuat layanannya melalui digitalisasi sistem pendaftaran dan pengembangan paket pemeriksaan kesehatan dengan harga terjangkau. Sistem informasi rumah sakit juga dimanfaatkan untuk membantu tenaga medis bekerja lebih efektif dan efisien dalam memberikan pelayanan.
Salah satu layanan unggulan yang menjadi fokus pengembangan adalah layanan kesehatan ibu dan anak.
“Ke depan, layanan ini akan dikonsentrasikan dalam satu lantai khusus yang mencakup pemeriksaan hingga rawat inap, guna memberikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi pasien,”terangnya.
Sementara itu, Kepala Instalasi Gizi RS Pratama, Any Rochana Basjir, menjelaskan inovasi layanan gizi bertajuk Si SEDAP (Sajian Bergizi Sehat dan Sedap). Program ini menghadirkan konsultasi gizi rawat jalan oleh ahli gizi serta pendampingan nutrisi bagi pasien rawat inap melalui pilihan menu variatif yang disesuaikan dengan diet masing-masing pasien.
Tak hanya untuk pasien, Si SEDAP juga menyediakan layanan katering diet mandiri bagi pasien pasca rawat inap guna mendukung proses pemulihan.
“Program ini turut menyasar masyarakat umum, termasuk karyawan dan keluarga karyawan, agar dapat mengatur asupan nutrisi seimbang demi menjaga kesehatan dan status gizi,”terangnya.
Ke depan, RS Pratama juga merencanakan peluncuran Si SEDAP Maksi, yakni penyelenggaraan makan siang bagi karyawan dan pengunjung rumah sakit dengan harga terjangkau.
Dengan berbagai penguatan layanan, inovasi gizi, serta dukungan fasilitas medis yang semakin lengkap, RS Pratama Yogyakarta berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan tetap memanusiakan pasien.







Comments