NewsPendidikan

Riset Inovatif Sepatu Terapeutik untuk Diabetes Lindungi Kesehatan Kaki

0
Sepatu Terapeutik
Penyakit Diabetes Mellitus (ist)

STARJOGJA.COM,JOGJA – Riset Inovatif Sepatu Terapeutik untuk Diabetes bisa Lindungi Kesehatan Kaki.

Kabar baik bagi Star lovers yang memiliki anggota keluarga dengan diabetes. Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) bersama STIKes Panti Rapih Yogyakarta dan Politeknik ATMI Surakarta berhasil meraih pendanaan Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Tim melakukan Riset Inovatif Sepatu Terapeutik untuk Diabetes yang bisa Lindungi Kesehatan Kaki .

Pendanaan ini mendukung pengembangan riset inovatif di bidang kesehatan yang diharapkan memberi solusi nyata bagi penderita diabetes di Indonesia.

Riset kolaboratif lintas institusi ini mengangkat judul “Pengembangan Sepatu Terapeutik dan Sistem Informasi Terintegrasi ‘Sobat Diabetes’ di RS Panti Rapih Yogyakarta.”

Penelitian dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Paulus Wisnu Anggoro dari UAJY dan melibatkan tim peneliti dari berbagai latar belakang keilmuan, mulai dari teknologi, kesehatan, hingga manufaktur.

“Inovasi ini dikembangkan sebagai upaya mencegah risiko luka kaki diabetes yang sering menjadi masalah serius bagi penderita diabetes,” terangnya.

Berbeda dari penelitian sebelumnya, sepatu terapeutik ini dirancang dengan mempertimbangkan tingkat risiko luka kaki pada setiap penderita diabetes. Dengan begitu, sepatu yang digunakan bisa lebih sesuai dengan kondisi masing-masing pengguna.

Anggota tim peneliti dari STIKes Panti Rapih Yogyakarta, Dita Hanna Febriani, menjelaskan bahwa pengelompokan risiko ini diharapkan membuat sepatu lebih efektif dalam mencegah luka kaki diabetes dibandingkan pendekatan umum yang selama ini digunakan.

Tak hanya menghadirkan sepatu khusus, penelitian ini juga dilengkapi dengan sistem informasi terintegrasi yang memungkinkan tenaga kesehatan memantau kondisi pasien secara berkala.

“Sistem ini diharapkan dapat membantu keluarga dan tenaga medis mendeteksi potensi masalah lebih dini, sehingga risiko luka kaki diabetes dapat ditekan sejak awal,”jelasnya,

Program riset ini direncanakan berlangsung selama tiga tahun, mulai 2026 hingga 2028. Ke depan, hasil penelitian diharapkan dapat diproduksi dan dipasarkan secara luas agar mudah diakses oleh masyarakat.

“Harapannya produk ini benar-benar bermanfaat dan bisa membantu mencegah luka kaki diabetes dengan penggunaan sepatu khusus yang didukung sistem informasi,” ujar Nugroho, anggota tim peneliti dari UAJY.

Penelitian tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Paulus Wisnu Anggoro, S.T., M.T. IPU (UAJY) dengan tim peneliti lintas institusi, yaitu Anugrah Kusumo Pamosoaji, S.T., M.T., Ph.D. (UAJY); Ir. Tonny Yuniarto, S.T., M.Eng., IPU (UAJY); Nugroho Mamayu Hayuning Bawono, S.T., M.T. (UAJY); Dita Hanna Febriani, S.Kep., Ns., M.S. dan Bernadetta Eka Noviati, S.Kep., Ns., M.M. (STIKes Panti Rapih Yogyakarta) serta Rudi Kristianto, S.T., M.T. (Politeknik ATMI Surakarta).

Film Esok Tanpa Ibu Hasil dari Sineas Indonesia Singapura dan Malaysia

Previous article

Cara Mencegah Penularan TBC pada Anak

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News