Lifestyle

Kenali Penyebab dari Kondisi Ptosis  

0
kondisi Ptosis
ilustrasi pemeriksaan mata pada anak (antara)

STARJOGJA.COM, Info – Ptosis atau kondisi mata seseorang yang terlihat terus mengantuk tengah ramai di media sosial. Ptosis merupakan kondisi jatuhnya kelopak mata atas karena berkurangnya kekuatan otot yang berfungsi mengendalikan kelopak mata.

Kondisi Ptosis terjadi ketika kelopak mata atas salah satu atau kedua mata terkulai di atas mata. Melorotnya kelopak mata ini bisa menyebabkan tertutupnya pupil atau titik hitam di tengah mata yang berfungsi untuk menangkap cahaya.

Ketika terjadinya Ptosis maka membutuhkan usaha lebih untuk melihat seperti mendongak untuk bisa melihat ataupun mengangkat alis dengan usaha lebih. Seseorang dengan kondisi Ptosis akan mengalami kesulitan dalam melakukan berbagai hal karena penglihatannya terganggu dan membatasi ruang gerak.

Melansir Siloam Hospital, Ptosis bisa terjadi sejak lahir (congenital) ataupun di kemudian hari (acquired). Jika terjadi secara tiba-tiba, ptosis umumnya dikaitkan dengan kondisi medis serius seperti pada otak, saraf, atau rongga mata. Penyebab Ptosis Terdapat 3 penyebab seseorang bisa mengalami Ptosis yaitu karena faktor alami, kondisi medis tertentu, atau karena efek samping prosedur medis.

1. Kondisi Alami

Ptosis bisa dialami oleh seseorang karena proses penuaan. Biasanya ptosis menyerang orang dengan lanjut usia (lansia). Seiring bertambahnya usia, otot levator palpebra superior yang berfungsi untuk mengendalikan gerakan kelopak mata akan meregang dan melemah sehingga menyebabkan kelopak mata menurun. Kelainan ini juga bisa terjadi sejak bayi lahir.

Meski belum diketahui secara pasti apa penyebab bayi mengalami ptosis bawaan. Namun, kondisi ini diduga terjadi akibat kelainan perkembangan otot levator palpebra superior selama di dalam kandungan.

2. Kondisi Medis Tertentu

Kondisi medis tertentu juga bisa menyebabkan seseorang mengalami Ptosis. Beberapa yang bisa menyebabkan seseorang mengalami ptosis misalnya Cedera atau trauma pada mata Bintitan Myasthenia gravis Distrofi otot Kelainan pada otak, seperti aneurisma otak, stroke, atau tumor otak Sindrom Horner Infeksi atau tumor di sekitar kelopak mata atau rongga mata Diabetes

3. Efek Samping Prosedur Medis

Ptosis juga bisa terjadi karena efek samping prosedur medis tertentu. Misalnya setelah melakukan operasi katarak, suntik botox di sekitar mata, atau Laser-Assisted In Situ Keratomileusis (LASIK), yaitu prosedur medis untuk mengurangi mata minus.

 

 

Sumber : Bisnis

Baca juga : Serabi Kelibeluk Kuliner Khas Kabupaten Batang Sejak Era Mataram Islam

Bayu

Ini Lima Alat Ajaib Ikonik dalam ‘Doraemon’

Previous article

Apa Itu Tren Diet Menggunakan Chia Seed

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle