Lifestyle

Kloset Duduk atau Jongkok? Pilihan Sehari-hari yang Diam-diam Berpengaruh ke Tubuh

0
tur toilet kloset duduk
kloset duduk (jibi)

STARJOGJA.COM, Info – Di rumah, kantor, hingga tempat umum, kloset menjadi bagian penting dari rutinitas harian. Di Indonesia sendiri, masih banyak ditemukan dua jenis kloset, jongkok dan duduk. Meski sering dianggap soal selera atau kebiasaan, posisi saat buang air ternyata ikut memengaruhi kenyamanan dan kesehatan tubuh.  Lantas, apakah salah satunya lebih baik?

Dua Posisi, Dua Kebiasaan

Kloset jongkok sudah lama dikenal masyarakat Indonesia. Posisi ini menuntut tubuh untuk menekuk lutut dan menyeimbangkan badan. Sementara kloset duduk hadir sebagai simbol modernisasi, menawarkan kenyamanan dan kemudahan, terutama di ruang-ruang urban.

Keduanya punya cara kerja berbeda, tapi sama-sama bertujuan membantu proses buang air berjalan lancar.

Apa Kata Tubuh?

Saat buang air besar, tubuh sebenarnya bekerja secara alami dengan bantuan otot panggul dan saluran pencernaan.

Dalam posisi jongkok, tubuh berada dalam posisi lebih menekuk sehingga saluran pembuangan menjadi lebih lurus. Hal ini membuat proses buang air terasa lebih cepat bagi sebagian orang.

Sementara pada posisi duduk, tubuh cenderung lebih rileks. Namun, beberapa orang membutuhkan waktu sedikit lebih lama hingga merasa tuntas. Inilah sebabnya kenyamanan tiap orang bisa berbeda-beda.

Soal Kesehatan, Tidak Hitam Putih

Dalam berbagai pembahasan kesehatan, posisi jongkok sering disebut lebih “alami”. Namun bukan berarti kloset duduk otomatis tidak sehat.

Faktanya, banyak orang tetap sehat meski menggunakan kloset duduk setiap hari.

Yang kerap menjadi masalah justru bukan jenis klosetnya, melainkan kebiasaan di toilet, seperti:

Duduk terlalu lama

Terlalu sering mengejan

Kurang asupan serat dan cairan

Terlalu fokus pada gawai saat di toilet

Kebiasaan-kebiasaan ini bisa berdampak pada pencernaan, apa pun jenis kloset yang digunakan.

Kenyamanan Tetap Jadi Pertimbangan

Bagi lansia, ibu hamil, atau orang dengan keterbatasan gerak, kloset duduk sering kali lebih aman dan nyaman. Sebaliknya, bagi yang terbiasa jongkok sejak kecil, kloset jongkok justru terasa lebih praktis dan cepat.

Artinya, kondisi tubuh dan kebiasaan personal memegang peran penting dalam menentukan pilihan.

 

Menyiasati Agar Tetap Nyaman

Untuk pengguna kloset duduk, beberapa orang memilih menambahkan bangku kecil di bawah kaki agar posisi tubuh lebih menekuk. Cara ini membantu tubuh lebih rileks tanpa harus mengganti kloset.

Sementara pengguna kloset jongkok disarankan tetap berhati-hati, terutama bagi yang memiliki masalah lutut atau keseimbangan.

Pilih yang Paling Sesuai

Alih-alih memperdebatkan mana yang paling sehat, banyak ahli sepakat bahwa keseimbangan antara kenyamanan, kebiasaan, dan gaya hidup sehat jauh lebih penting.

Selama pola makan terjaga, tubuh cukup bergerak, dan kebiasaan di toilet dilakukan dengan wajar, baik kloset duduk maupun jongkok bisa menjadi pilihan yang sama-sama aman.

Karena pada akhirnya, kesehatan sering kali ditentukan oleh hal-hal sederhana—termasuk bagaimana kita mendengarkan kebutuhan tubuh sendiri.

 

Baca juga : Bukan Tisu, Begini Cara Efektif Bersihkan Dudukan Toilet

Bayu

Penyebab Adanya Tren Mall Walking

Previous article

Memutus Fenomena Gaji Hilang dalam Sekejap

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle