CulinaryFeatureFlash InfoNews

Kue Satu Kudapan Tradisional Penuh Nostalgia

0
Kue Satu (Adita Isna Aryati)

STARJOGJA.COM, Info – Kue Satu merupakan salah satu makanan tradisional yang jarang ditemui di perkotaan namun masih dapat dijumpai di pasar-pasar tradisional. Kudapan manis ini dikenal sebagai warisan kuliner lokal yang sarat nostalgia.

Mbah Yamirah, penjual Kue Satu di pasar tradisional, menuturkan bahwa usahanya telah dijalankan secara turun-temurun lebih dari 40 tahun. Saat ini, ia berjualan di Pasar Kembang, Pasar Deli, Pasar Butuh, dan sejumlah pasar lainnya.

Mbah Yamirah (Adita Isna Aryati)

“Bisnis ini sudah ada sejak dulu, waktu saya masih muda. Awalnya dijual oleh ibu saya, kemudian saya yang melanjutkan,” ujarnya.

Kue Satu memiliki keunikan tersendiri dibandingkan jajanan lain. Dengan bahan sederhana berupa beras kertan, gula jawa, dan jeruk purut, kue ini menghasilkan cita rasa khas yang tidak mudah tergantikan. Aromanya wangi, teksturnya padat namun lembut saat digigit, serta manisnya pas di lidah.

“Kue Satu ini mampu bertahan hingga setengah bulan jika disimpan dalam wadah tertutup,” ungkapnya.

Permintaan biasanya meningkat saat Lebaran. Namun, tidak hanya ramai diburu pada momen hari raya, banyak pembeli tetap mencarinya untuk suguhan acara keluarga, hajatan, hingga oleh-oleh khas daerah.

“Pesanan sering datang dari luar daerah, seperti Jakarta, Sumatera, hingga Kalimantan,” tambahnya.

Meski jajanan modern terus bermunculan, Kue Satu tetap bertahan sebagai pilihan masyarakat yang merindukan cita rasa tradisional. Bagi sebagian orang, satu ini bukan sekadar makanan, melainkan pengingat akan masa kecil dan kebersamaan keluarga.

Harapannya, usaha kecil seperti milik Mbah Yamirah dapat terus lestari sehingga Kue Satu tidak hanya menjadi saksi perjalanan kuliner, tetapi juga warisan yang bisa terus dinikmati lintas generasi.

Penulis: Adita Isna Aryati

Baca Juga: Kenalan dengan Alat Musik Tradisional Sarune Bolon

Cara memulihkan kondisi kulit setelah terpapar gas air mata

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Culinary