Kota JogjaNews

Kios Segoro Amarto Hadir Menstabilkan Harga Pangan

0
Kios Segoro Amarto

STARJOGJA.COM, JOGJA – Berdiri kokoh Kios Segoro Amarto di pojok Pasar Kranggan dengan berbagai bahan pangan berjejer di rak besi. Suara bising langkah kaki masyarakat yang lalu lalang melewati kios tersebut, dengan diiringi seruan pedangan lain yang menawarkan dagangannya.

Kios Segoro Amarto memiliki peran penting dalam mengendalikan harga bahan pangan. Kios yang dijaga oleh Firza Kurniawan (28), laki-laki tersebut sedang duduk sembari melayani pembeli di kiosnya.

Segoro Amarto ini perannya untuk menstabilkan harga bahan pangan di Pasar Kranggan, seperti beras, minyak, gula, dan tepung. Pihak Bulog yang menentukan harga eceran tertinggi (HET) sehingga pedagang harus menyesuaikan dengan ketentuan harga jualnya,” kata Firza.

Ternyata, Kios Segoro Amarto ini tidak hanya ada di pasar Kranggan tetapi, ada juga di Pasar Beringharjo, Pasar Prawirotaman, dan Pasar Sentul. Dengan adanya inovasi dari pemerintah Kota Yogyakarta ini dapat menjadi contoh yang dapat diterapkan di wilayah yang lain.

Selain menstabilkan harga, Kios Segoro Amarto ini sebagai agen penyalur pesanan pedagang yang terdaftar sebagai anggota. Namun, tidak semua pedagang bahan pangan membeli barang dagangannya melalui kios ini.

Di Pasar Kranggan ada sekitar 30 hingga 35 kios penjual bahan pangan yang terdaftar, tapi kami tidak mewajibkan para penjual untuk membeli barang dagangannya disini. Ya, kalau dari kami, harganya lebih murah karena mengikuti harga Bulog,” ujar Firza.

Segoro Amarto akan melakukan operasi pasar dalam tiga bulan sekali, berbeda dengan stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) beras dilakukan dua kali dalam satu bulan. Pengendalian harga terbaru diumumkan melalui grup pedagang Pasar Kranggan.

Saat ini harga bahan pangan masih tergolong stabil, harga minyak kita Rp15.700, minyak sofia Rp20.000, minyak SPHP Rp62.500, dan minyak bawana Rp74.500. Sedangkan, harga gula pasir Rp17.500, tepung Rp10.000, beras SPHP Rp11.000 dan beras bawana Rp14.900,” jelas Firza.

Dengan adanya Kios Segoro Amarto, harga bahan pangan di pasar tradisional tetap terkendali sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang stabil. Inovasi ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi model bagi daerah lain dalam mengatasi fluktuasi harga pangan.

Penulis: Ernita Putri Andini

Pantauan Polda DIY, 128.678 Pemudik Sudah Tiba di Yogyakarta

Previous article

Rekomendasi Hotel di Jogja untuk Staycation Libur Lebaran 2025

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kota Jogja