STARJOGJA.COM, MAGELANG – Salah satu destinasi wisata di puncak Gunung Sumbing Magelang Dusun Butuh, Temanggung, Kaliangkrik, Magelang yang viral dengan sebutan Nepal Van Java ditutup sementara untuk wisatawan.
Pantauan Starjogja.com pada Sabtu, (24/20) aktifitas masyarakat melakukan kerja bakti pembersihan jalan dan selokan serta melakukan pengecatan baik rumah warga maupun jalan-jalan yang berada di dusun dengan ketinggian 1.600 mdpl tersebut.
Meskipun dilakukan penutupan bagi wisatawan yang ingin menikmati sejuknya udara pegunungan dan indahnya pesona Dusun Butuh, namun bagi pendaki Gunung Sumbing yang akan melakukan pendakian melalui jalur pendakian Dusun Butuh tetap bisa.
Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya menceritakan jika penutupan ini dilakukan guna melakukan pembenahan beberapa fasilitas seperti parkir dan akses jalan.
“Jadi selama penutupan ini kita melakukan kerja bakti perbaikan jalan dan juga pengecatan,” katanya saat berbincang dengan Starjogja.com.
Pengecatan sendiri dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat. Sementara cat yang digunakan merupakan bantuan dari perusahaan cat ternama.
“Kemarin kita sempat mendapat bantuan cat beberapa galon dari perusahaan cat mas, terus kita lakukan pengecatan dengan warna warni yang meriah,” imbuhnya.
Sementara saat ditanya sampai kapan penutupan Dusun Butuh bagi wisatawan dirinya tidak bisa memberi kepastian. Pernyataan tersebut senada dengan edaran yang dikeluarkan oleh pengelola wisata Dusun butuh yang ditandatangani oleh Ketua Pemuda serta Ketua Pengelola yang diketahui oleh Kepala Dusun Butuh.
“Ndak tau sampai kapan karena itu kan kebijakan dari pengelola, tapi yang jelas kami warga saat ini memanfaatkan untuk kerja bakti dan pembenahan,” pungkasnya.
Penutupan Nepal Van Java sendiri sudah dilakukan sejak Senin lalu, (9/10).
Comments